Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Belajar Kucing-Kucingan dari Barcelona

REP | 01 May 2011 | 13:10 Dibaca: 503   Komentar: 2   0

Permainan Kucing-Kucingan

Cara Bermain bola kucing-kucingan:

1. Permainan ini dipermainkan secara berkelompok.

2. Salah satu siswa menjadi kucing dan teman yang lain menjadi tikus

3. Bola dipegang oleh siswa menjadi tikus dan siswa yang menjadi kucing mengambil bola itu ke siswa yang menjadi tikus

4. Apabila siswa yang menjadi kucing bisa mengambil bola dari temannya menjadi tikus maka temannya akan menjadi kucing dan seterusnya.

5. Selama permaian guru mengawasi aturan permainan.

1304029865462704610

Sumber : Goal.com

1. Pertama buat formasi melingkar ….

2. Dibagian tengah masukan pemain dengan skill passing paling bagus semakin banyak semakin bagus tapi 3 sudah cukup. Pemain tengah harus mampu passing keseluruh pemain lain dengan sempurna, baik pemain belakang maupun depan.

3. Pemain no.2 dan no.22 mempunyai kuantitas Guard yang tinggi namun juga mampu menggebrak maju kedepan.

4. Pemain No.3 dan No.5 adalah Back yang mampu menjaga kiri dan kanannya (Both Side Guard) agar tidak ada keslahan saat No.2 dan No.22 maju.

5. Masukanlah pemain Hybrid Humanoid Product beri nomor punggung 10. Yang mana mampu mengakselerasi passing dan gol dengan sangat baik.

6. Terakhir masukan Striker yang tidak individualis. Seperta kita ketahui banyak striker yang bersifat individualis akan sangat sulit unutk mengisi posisi ini.

Effek yang diberikan pada permainan ini adalah pemain lawan akan Frustasi stress dan memaki-memaki karena setiap ingin merebut bola, maka tim kucing-kucingan akan mengoper bolanya…

Disaat pemain lawan bosan dan melambat maka pemain dari tim kucing akan menggulirkan bolanya ke depan, dan seandainya ada hal yang tidak diinginkan, bola digulir kembali ketengah, kemudian kebelakang.

Untuk sementara ini belum ada yang mampu mengalahkan teknik ini, selain dengan teknik kungfu (mencederai).

Buat teman-teman yang ada ide untuk mengancurkan trik ini mohon sarannya…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Galeri Foto Extravaganza Banyumas 2015 …

Banyumas Maya | | 19 April 2015 | 13:39

Kenanglah yang Terindah Saja, Bandung Minggu …

Sugiyanto Hadi | | 19 April 2015 | 01:30

10 Artikel Terbaik Topik Pilihan Kompasiana …

Kompasiana | | 19 April 2015 | 13:34

Senangnya Bertemu Li Yongbo, Pelatih Kepala …

Shiloh Lumaris | | 19 April 2015 | 13:57

Kompasiana Blogshop bersama JNE Jangkau 4 …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:13


TRENDING ARTICLES

Pemerintahan Jokowi Sangat Menggairahkan …

Alan Budiman | 6 jam lalu

Welcome Back Kompasianers Pro PSSI vs …

Binball Senior | 6 jam lalu

Premium Diganti Pertalite Akal-Akalan …

Ashwin Pulungan | 8 jam lalu

Kenapa Kursi untuk Jokowi Putih dan Kepala …

Imam Kodri | 14 jam lalu

Pasca Dibekukan, Kompetisi ISL Bakal …

Himam Miladi | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: