Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Dhani Ahmad

http://livebeta.kaskus.us/profile/4036780 Mari Kasih Ane Cendol gan

Belajar Kucing-Kucingan dari Barcelona

REP | 01 May 2011 | 13:10 Dibaca: 428   Komentar: 2   0

Permainan Kucing-Kucingan

Cara Bermain bola kucing-kucingan:

1. Permainan ini dipermainkan secara berkelompok.

2. Salah satu siswa menjadi kucing dan teman yang lain menjadi tikus

3. Bola dipegang oleh siswa menjadi tikus dan siswa yang menjadi kucing mengambil bola itu ke siswa yang menjadi tikus

4. Apabila siswa yang menjadi kucing bisa mengambil bola dari temannya menjadi tikus maka temannya akan menjadi kucing dan seterusnya.

5. Selama permaian guru mengawasi aturan permainan.

1304029865462704610

Sumber : Goal.com

1. Pertama buat formasi melingkar ….

2. Dibagian tengah masukan pemain dengan skill passing paling bagus semakin banyak semakin bagus tapi 3 sudah cukup. Pemain tengah harus mampu passing keseluruh pemain lain dengan sempurna, baik pemain belakang maupun depan.

3. Pemain no.2 dan no.22 mempunyai kuantitas Guard yang tinggi namun juga mampu menggebrak maju kedepan.

4. Pemain No.3 dan No.5 adalah Back yang mampu menjaga kiri dan kanannya (Both Side Guard) agar tidak ada keslahan saat No.2 dan No.22 maju.

5. Masukanlah pemain Hybrid Humanoid Product beri nomor punggung 10. Yang mana mampu mengakselerasi passing dan gol dengan sangat baik.

6. Terakhir masukan Striker yang tidak individualis. Seperta kita ketahui banyak striker yang bersifat individualis akan sangat sulit unutk mengisi posisi ini.

Effek yang diberikan pada permainan ini adalah pemain lawan akan Frustasi stress dan memaki-memaki karena setiap ingin merebut bola, maka tim kucing-kucingan akan mengoper bolanya…

Disaat pemain lawan bosan dan melambat maka pemain dari tim kucing akan menggulirkan bolanya ke depan, dan seandainya ada hal yang tidak diinginkan, bola digulir kembali ketengah, kemudian kebelakang.

Untuk sementara ini belum ada yang mampu mengalahkan teknik ini, selain dengan teknik kungfu (mencederai).

Buat teman-teman yang ada ide untuk mengancurkan trik ini mohon sarannya…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

(Foto Essai) Menyambut Presiden Baru …

Agung Han | | 20 October 2014 | 20:54

Inilah Reaksi Mahasiswa Australia untuk …

Tjiptadinata Effend... | | 20 October 2014 | 19:16

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Najwa Shihab Jadi Menteri? She Is A Visual …

Winny Gunarti | | 21 October 2014 | 07:08

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 2 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 4 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 6 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 9 jam lalu

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Trans TV, Raffi Is Not Our Prince! …

Gilang Parahita | 8 jam lalu

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | 8 jam lalu

Koalisi Akal Sehat Mengawal Pelantikan …

Effendi Siradjuddin | 8 jam lalu

Selamat Bertugas Pak Jokowi …

Toni Pamabakng | 8 jam lalu

Misteri Hantu Rumah Tua …

Raphael Jose Riberu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: