Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

M Gilang

Perantau yang tidak sepakat untuk merantau

MOP Papua & Baku Sedu Manado

OPINI | 10 May 2012 | 00:01 Dibaca: 2434   Komentar: 1   0

HARI selasa tanggal (08/05) tahun 2012 kemarin malam,saya menonton acara ‘Stand up comedy open mic’ yang ditayangkan di Metro TV.
Acara tersebut menghadirkan Comic (peserta Stand up comedy) Edo kondologit,penyanyi bersuara merdu asal Provinsi paling timur indonesia Papua.
Sebelum tampil Pace* Edo mengatakan bahwa persiapan untuk tampil di panggung sangat mendadak,jadi agak grogi,dan takut kalau tidak lucu.
Ternyata pas dia tampil banyolannya begitu lucu,dan orisinil,seakan saya pun lupa kalau dia itu seorang penyanyi bukan pelawak monolog,sehingga sang Host mengatakan kalau nanti mengundang Edo kondologit,tidak usah menyanyi tapi disuruh saja melawak,ada-ada saja.
Berbicara Stan up comedy,sebenarnya di Indonesia bagian Timur (khususnya Papua dan Manado) ada tradisi yang sama yang biasa di lakukan ketika masyarakat sementara kumpul-kumpul melepas penat atau kongkow-kongkoe di warung sambil minum dan makan.
Kalo di Papua disebut MOP,kalau di Manado ada Bakusedu.keduanya merupakan tradisi asli yang ada di wilayah di Indonesia bagian timur,berisi cerita-cerita tentang fenomena-fenomena tentang kehidupan sehari-hari,kritik sosial sampai Isyu politik yang sedang terjadi.
Ketika berkumpul ada satu orang yang menjadi Comik,bercerita sampai teman-teman yang lain ketawa terbahak-bahak.
Bedanya kalau di televisi resmi dan komersil,nah apabila disini sangat sukarela dan berisi pesan keakraban dalam pergaulan.
Jadi kapan nih mas Panji pragiwaksono mengundang para comik dari bagian timur indonesia?
Jujur saya sudah hampir delapan tahun hidup di bagian timur indonesia,dan sering mendengar sebagian masyarakat apabila ada acara perlombaan di Televisi,pasti berkomentar dengan mengatakan kenapa dari jawa terus yang ditampilkan???

*pace : panggilan Bapak di Papua

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | | 23 November 2014 | 12:04

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Inilah 3 Pemenang Blog Movement “Aksi …

Kompasiana | | 22 November 2014 | 10:12


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 10 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 18 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 20 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


HIGHLIGHT

Di Bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 13 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 13 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 13 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 13 jam lalu

Peniti Community, Wadah Kompasianer …

Isson Khairul | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: