Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Iwan Permadi

a freelance tv creative

David Foster di Dahsyat!

OPINI | 14 December 2012 | 13:58 Dibaca: 835   Komentar: 0   0

1355470211676390491Kaget bercampur senang punya kesempatan menyaksikan tayangan Dahsyat pagi ini dimana menghadirkan David Foster, musisi kawakan Amerika Serikat yang terkenal dengan tembang hitsnya yang sempat difilmkan (jadi judul dan soundtracknya), St.Elmo’s Fire.  Kombinasi Sean(Runner Up Indonesia Idol 2012 dan Angel Pieter (mantan Idola Cilik RCTI) dalam mengiringi sejumlah lagu ciptaannya terasa mengalir serasa tidak ada perbedaan kualitas musikalitas antara ketiganya. Wow Surprise! Sejumlah lagu dinyanyikan seperti I have Nothing, Stand Up For Love dan lainnya.

Yang membanggakan adalah penampilan dari Sean yang sempat menyanyikan lagu dari Destiny Child (Beyonce), Stand Up For Love, ciptaan dari Foster, tapi si empunya lagu malah lupa dengan lirik dan notasi lagu tersebut sehingga harus dituliskan lagi oleh David (dalam sebuah kertas dan pensil dadakan di studio) dengan bimbingan iringan piano dari Sean……wow….ini baru reality show! Suara Angel pun tidak kalah okay sehingga sebagai pendengar dan penikmat musik berkualitas tidak rugi melihat kolaborasi mereka bertiga.

Namun yang sangat disayangkan adalah penampilan dari Olga dan Rafi Ahmad yang lebih sebagai “penghibur” karena memang tidak fasih berbahasa Inggris-suatu kepandaian plus yang harusnya menjadi prioritas kalau tetap memang ingin eksis di dunia hiburan. Keduanya memang jadi muncul seperti “clown” atau “badut” seperti penampilan karakter Sule,Parto,Azis,Nunung dan Andre (eks Stinky) di acara komedi “Opera Van Java”.

Terjadi juga gegar budaya antara David dan Sean ketika mereka bertemu. Kalau tidak salah David sempat menanyakan secara bercanda kepada Sean…Apakah mereka “pernah” menikah/kawin?  Dan Sean pun seperti terperangah mendengarnya dan tidak dapat menjawab.  Lantas ada juga adegan ketika Olga mengungkapkan kekaguman terhadap David dan meminta Olga menyanyikan lagu sambil duduk diatas piano (jadi ingat Michelle Pfeiffer di filmThe Fabulous Baker Boys . Ternyata harapan David pupus karena Olga Pfeiffer eh salah Syahputra nggak bisa menyanyi…dan Olga kayaknya keki bercanda terus dengan David cuma dapat salam “toss”………he he he……

Dan itu tidak berhenti disana ketika David diminta mengucapkan salam perpisahan dengan mengucapkan sejumlah kata Bahasa Indonesia.  Ada satu kata David tidak bisa tapi ternyata Olga memaksa sehingga mungkin David kesal sehingga meminta Olga  main piano untuk  merasakan bagaimana rasanya sulit David menirukan kata Bahasa Indonesia.  David bilang………”whatever” (Apapun)….Olga : ?????(nggak ngerti)

Untuk tayangan pagi hari memang harus ringan-ringan….tapi menghadirkan sosok David Foster harusnya dikemas dengan paket khusus sehingga nggak kelihatan datar dan biasa……..sayang memang!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 7 jam lalu

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: