Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Polisi Cantik, Briptu Eka Frestya Selingkuh

OPINI | 26 December 2012 | 18:08 Dibaca: 9711   Komentar: 0   1

Hakim (katanya) cantik yang bertugas di Pengadilan Negeri di Sumatera yang selingkuh dengan polisi ramai dibahas di berbagai media, diperkirakan berita tentang hakim cantik selingkuh tersebut akan mengalahkan heboh berita tentang pernikahan siri Aceng Fikri dan Fany Oktora yang berlangsung kilat.

Berita ini diprediksi akan segera menjadi headline di media-media nasional saat identitas hakim (katanya) cantik tersebut terkuak dan yang bersangkutan diwawancara media dan tampil ditelevisi. Karena berita seperti ini tergolong langka, ada wanita berprofesi sebagai hakim, cantik, selingkuh pula.

Melihat berita-berita tidak jelas seperti ini, saya jadi geli sendiri. Media belum tahu namanya, belum jelas wajahnya, namun sudah diberitakan cantik. Memangnya cantik itu seperti apa ? Anda yang mengikuti berita ini siap-siap saja kecewa jika ternyata hakim yang selingkuh dan direkomendasikan dipecat tersebut ternyata tidak cantik.

Saran saya buat media, jangan mau disetir oleh pembuat berita, dalam hal ini Komisi Yudisial, yang mengatakan hakim cantik selingkuh. Bagaimana bisa media mengatakan cantik, padahal nama dan wajahnya saja kita belum lihat.

Lain halnya misal yang selingkuh polisi wanita seperti briptu Eka Frestya. Media boleh menyebut ‘polisi cantik’ selingkuh inisialnya EF berdinas di NTMC Mabes Polri.

Berita ini layak headlines dan dibahas disemua media, khususnya media infotainment, dan dibahas ibu-ibu arisan atau bapak-bapak di coffee shop, karena faktanya Eka Frestya memang polisi cantik, dan hampir semua pria mau selingkuh dengannya. Dan jika berita briptu Eka Frestya selingkuh benar-benar ada, maka media-media layak menampilkannya dengan judul besar-besar seperti judul tulisan ini : ‘Polisi Cantik Briptu Eka Frestya Selingkuh’.

Ini baru benar, bukan seperti berita Hakim cantik selingkuh, namun media tak tahu nama hakim, tempat tugas dan tak ada fotonya sama sekali, malah yang lucu salah sasaran dengan menyebut hakim cantik lain yang bertugas di PN Sumedang (Hakim Deva) padahal bukan dia yang dimaksud Komisi Yudisial.

Salam Hangat dari Melbourne

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 8 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 9 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 10 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

MA Pasti Segera Bebas, Karena Kemuliaan …

Imam Kodri | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: