Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Polisi Cantik, Briptu Eka Frestya Selingkuh

OPINI | 26 December 2012 | 18:08 Dibaca: 9603   Komentar: 0   1

Hakim (katanya) cantik yang bertugas di Pengadilan Negeri di Sumatera yang selingkuh dengan polisi ramai dibahas di berbagai media, diperkirakan berita tentang hakim cantik selingkuh tersebut akan mengalahkan heboh berita tentang pernikahan siri Aceng Fikri dan Fany Oktora yang berlangsung kilat.

Berita ini diprediksi akan segera menjadi headline di media-media nasional saat identitas hakim (katanya) cantik tersebut terkuak dan yang bersangkutan diwawancara media dan tampil ditelevisi. Karena berita seperti ini tergolong langka, ada wanita berprofesi sebagai hakim, cantik, selingkuh pula.

Melihat berita-berita tidak jelas seperti ini, saya jadi geli sendiri. Media belum tahu namanya, belum jelas wajahnya, namun sudah diberitakan cantik. Memangnya cantik itu seperti apa ? Anda yang mengikuti berita ini siap-siap saja kecewa jika ternyata hakim yang selingkuh dan direkomendasikan dipecat tersebut ternyata tidak cantik.

Saran saya buat media, jangan mau disetir oleh pembuat berita, dalam hal ini Komisi Yudisial, yang mengatakan hakim cantik selingkuh. Bagaimana bisa media mengatakan cantik, padahal nama dan wajahnya saja kita belum lihat.

Lain halnya misal yang selingkuh polisi wanita seperti briptu Eka Frestya. Media boleh menyebut ‘polisi cantik’ selingkuh inisialnya EF berdinas di NTMC Mabes Polri.

Berita ini layak headlines dan dibahas disemua media, khususnya media infotainment, dan dibahas ibu-ibu arisan atau bapak-bapak di coffee shop, karena faktanya Eka Frestya memang polisi cantik, dan hampir semua pria mau selingkuh dengannya. Dan jika berita briptu Eka Frestya selingkuh benar-benar ada, maka media-media layak menampilkannya dengan judul besar-besar seperti judul tulisan ini : ‘Polisi Cantik Briptu Eka Frestya Selingkuh’.

Ini baru benar, bukan seperti berita Hakim cantik selingkuh, namun media tak tahu nama hakim, tempat tugas dan tak ada fotonya sama sekali, malah yang lucu salah sasaran dengan menyebut hakim cantik lain yang bertugas di PN Sumedang (Hakim Deva) padahal bukan dia yang dimaksud Komisi Yudisial.

Salam Hangat dari Melbourne

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 6 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 14 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 14 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 17 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 17 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: