Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Polisi Cantik, Briptu Eka Frestya Selingkuh

OPINI | 26 December 2012 | 18:08 Dibaca: 9720   Komentar: 0   1

Hakim (katanya) cantik yang bertugas di Pengadilan Negeri di Sumatera yang selingkuh dengan polisi ramai dibahas di berbagai media, diperkirakan berita tentang hakim cantik selingkuh tersebut akan mengalahkan heboh berita tentang pernikahan siri Aceng Fikri dan Fany Oktora yang berlangsung kilat.

Berita ini diprediksi akan segera menjadi headline di media-media nasional saat identitas hakim (katanya) cantik tersebut terkuak dan yang bersangkutan diwawancara media dan tampil ditelevisi. Karena berita seperti ini tergolong langka, ada wanita berprofesi sebagai hakim, cantik, selingkuh pula.

Melihat berita-berita tidak jelas seperti ini, saya jadi geli sendiri. Media belum tahu namanya, belum jelas wajahnya, namun sudah diberitakan cantik. Memangnya cantik itu seperti apa ? Anda yang mengikuti berita ini siap-siap saja kecewa jika ternyata hakim yang selingkuh dan direkomendasikan dipecat tersebut ternyata tidak cantik.

Saran saya buat media, jangan mau disetir oleh pembuat berita, dalam hal ini Komisi Yudisial, yang mengatakan hakim cantik selingkuh. Bagaimana bisa media mengatakan cantik, padahal nama dan wajahnya saja kita belum lihat.

Lain halnya misal yang selingkuh polisi wanita seperti briptu Eka Frestya. Media boleh menyebut ‘polisi cantik’ selingkuh inisialnya EF berdinas di NTMC Mabes Polri.

Berita ini layak headlines dan dibahas disemua media, khususnya media infotainment, dan dibahas ibu-ibu arisan atau bapak-bapak di coffee shop, karena faktanya Eka Frestya memang polisi cantik, dan hampir semua pria mau selingkuh dengannya. Dan jika berita briptu Eka Frestya selingkuh benar-benar ada, maka media-media layak menampilkannya dengan judul besar-besar seperti judul tulisan ini : ‘Polisi Cantik Briptu Eka Frestya Selingkuh’.

Ini baru benar, bukan seperti berita Hakim cantik selingkuh, namun media tak tahu nama hakim, tempat tugas dan tak ada fotonya sama sekali, malah yang lucu salah sasaran dengan menyebut hakim cantik lain yang bertugas di PN Sumedang (Hakim Deva) padahal bukan dia yang dimaksud Komisi Yudisial.

Salam Hangat dari Melbourne

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Penerbitan Sertifikat Keahlian Pelaut (COP) …

Daniel Ferdinand | | 24 November 2014 | 06:23

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 8 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 10 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Komitmen Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca …

Ervina Dwi Indrawat... | 7 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Di Papua 1 Desember Akan Diperingati Hari …

Albert Giay | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa: Jangan Ada Lagi Tikus …

Wicahyanti Pratiti | 8 jam lalu

Sayang Tidak Ada Pembicara Olahraga di …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: