Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ki Unyeng Unyeng

belajar mengetik dahulu menulis kemudian....

Bahasa Televisi Apakah Harus Mekakai Bahasa “Vulgar”

OPINI | 08 March 2013 | 08:42 Dibaca: 323   Komentar: 0   1

Dalam tayangan berita seputar korban multilasi dimana sang pembaca berita ” sipelaku BS menyiksa terlebih dahulu korbannya dengan ……alat vitalnya sampai terjadi pendarahan”
Apakah hal-hal yang menyangkut organ kelamin entah itu organ kelamin pria atau perempuan hendaknya tidak dimasukan dalam naskah berita yang akan dibacakan. Entah pembacaan berita di televisi ada kode kepatutan untuk kasus-kasus kriminal yang menyangkut alat reproduksi harus diucapkan meski tidak secara khusus menyebutnya, namun dengan menyebut alat vital hendaknya dihilangkan dalam naskah pemberitaan.
Alat vital alangkah eloknya kalau diganti dengan kata alat reproduksi sehingga kita semua mendengarnya lebih human.
Mungkin ini reformasi dibidang kejelasan informasi sehingga berita disuguhkan dengan apa adanya tanpa ada koreksi dan editing padahal sesuai bobot pemberitaan yaitu tidak mengkesampingkan N U R A N I.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Inilah 5 Butir Penting Putusan MK atas …

Rullysyah | | 21 August 2014 | 17:49

MK Nilai Alat Bukti dari Kotak Suara …

Politik14 | | 21 August 2014 | 15:12

Penulis Fiksiana Community Persembahkan …

Benny Rhamdani | | 21 August 2014 | 11:53

Meriahnya Kirab Seni Pembukaan @FKY26 …

Arif L Hakim | | 21 August 2014 | 11:20

Haruskah Semua Pihak Menerima Putusan MK? …

Kompasiana | | 21 August 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Dear Pak Prabowo, Would You be Our Hero? …

Dewi Meisari Haryan... | 3 jam lalu

Kereta Kuda Arjuna Tak Gentar Melawan Water …

Jonatan Sara | 4 jam lalu

Dahlan Iskan, “Minggir Dulu Mas, Ada …

Ina Purmini | 5 jam lalu

Intip-intip Pesaing Timnas U-19: Uzbekistan …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Saya yang Memburu Dahlan Iskan! …

Poempida Hidayatull... | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: