Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ilyani Sudardjat

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

RT Sukowi; Sitkom Parodi Jokowi yang Menggelitik

HL | 03 April 2013 | 19:03 Dibaca: 7468   Komentar: 0   6

13649650671951103691

Salah satu adegan RT Sukowi, Ustaz Ahong. Foto by Ilyani

Dua hari ini aku nonton tv komedi situasi yang berjudul RT Sukowi. Weleh, dari namanya aja dah ketahuan, ini mesti memparodikan Jokowi. Ternyata emang iya. Mulai dari kemeja kotak-kotak sampai namanya aja kan sudah mirip.

Di dua episode yang kulihat itu, ceritanya masih berkisar ke pemilihan ketua RT. Jokowi eh Sukowi bersaing dengan Sanusi (ketua RT yang sudah 3 kali menjabat) untuk memperebutkan kursi ketua RT. Cerita mengalir ringan, lebay, bikin miris hingga bikin ngakak, soal bagaimana intrik-intrik kedua pendukung kandidat ini. Ditambah lagi tokoh Ahong, seorang ustad berlogat china, tetapi bijaksana dan bijaksini.

Sukowi digambarkan sebagai kandidat yang lugu, apa adanya, ndeso dengan logat jowonya yang medok. Tetapi walau lugu, terlihat kecerdasannya dalam menyelesaikan masalah. Sementara Sanusi adalah sosok ambisius yang menghalalkan segala cara untuk menjadi ketua RT. Termasuk melakukan ’serangan fajar’, pembagian duit kepada warganya supaya menang.

Yang bikin sitkom ini menarik, karena memang menyuarakan aspirasi wong cilik mengenai masalah politik. Maklum, tahun 2013 ini kan tahun politik. Walau nuansa lebay nya juga kerasa banget, termasuk kalau para istri ampe menjewer atau mencekik suaminya,  kok ya aku ngerasa dah berlebihan banget.  Gitu loh.

Kalaupun memperlihatkan istrinya dominan ya mbok gak usah sampe segitunya. Gimanapun, ada donk kelihatan masih hormat ma suami (hehee, soale aku masih konservatif urusan ginian).

13649651842064049961

Anak Bu Mega yang polos. Foto by Ilyani

Dan di sitkom ini juga terlihat bagaimana aspirasi anak-anak soal politik. Keluguan anak-anak  menjadi warna tersendiri sitkom ini. Bagaimana anak-anak mendukung Sukowi, termasuk anak ketua RT, pak Sanusi yang bukan mendukung bapaknya, malah Sukowi.

Jadi inget pak Jokowi juga suka diintilin ma anak-anak. Dan diteriakin ‘hidup Jokowi!’, hehee. Di sitkom ini juga sama. Anak-anak pada senengnya ma pak Sukowi.

Yang jelas, kehadiran RT Sukowi merupakan alternatif sinetron Indonesia yang kadang dah kebablasan. RT Sukowi menggambarkan masyarakat apa adanya. Sama dulu seperti kehadiran Bajaj Bajuri yang lucu, dengan pengkarakteran yang kuat, dan cerdas dalam memotret situasi sosial ekonomi masyarakat. Sampai sekarang masih melekat kuat gimana karakter seorang Oneng yang oon di kepala ini, hehee.

Yah, namanya sitkom, ya ujung-ujungnya menghibur. Bikin ngakak, hehee.  Segerr. Kalau ada unsur lainnya, suara wong cilik, sedikit nasehat, ya anggap saja sebagai bonus….:D

Ya sudah, gitu aja. Salam Kompasiana!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Laporan dari Kupang, Sambutan Sederhana …

Opa Jappy | | 20 December 2014 | 16:29

Pendekar Tongkat Emas, Karya Anak Bangsa …

Murda Sulistya | | 20 December 2014 | 15:53

5 Alasan Berhenti Menggunakan Styrofoam, …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 12:17

Be a Role Model : Do it Now and Start From …

Fifin Nurdiyana | | 20 December 2014 | 14:14

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 10 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 13 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 13 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: