Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ilyani Sudardjat

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

RT Sukowi; Sitkom Parodi Jokowi yang Menggelitik

HL | 03 April 2013 | 19:03 Dibaca: 7458   Komentar: 0   6

13649650671951103691

Salah satu adegan RT Sukowi, Ustaz Ahong. Foto by Ilyani

Dua hari ini aku nonton tv komedi situasi yang berjudul RT Sukowi. Weleh, dari namanya aja dah ketahuan, ini mesti memparodikan Jokowi. Ternyata emang iya. Mulai dari kemeja kotak-kotak sampai namanya aja kan sudah mirip.

Di dua episode yang kulihat itu, ceritanya masih berkisar ke pemilihan ketua RT. Jokowi eh Sukowi bersaing dengan Sanusi (ketua RT yang sudah 3 kali menjabat) untuk memperebutkan kursi ketua RT. Cerita mengalir ringan, lebay, bikin miris hingga bikin ngakak, soal bagaimana intrik-intrik kedua pendukung kandidat ini. Ditambah lagi tokoh Ahong, seorang ustad berlogat china, tetapi bijaksana dan bijaksini.

Sukowi digambarkan sebagai kandidat yang lugu, apa adanya, ndeso dengan logat jowonya yang medok. Tetapi walau lugu, terlihat kecerdasannya dalam menyelesaikan masalah. Sementara Sanusi adalah sosok ambisius yang menghalalkan segala cara untuk menjadi ketua RT. Termasuk melakukan ’serangan fajar’, pembagian duit kepada warganya supaya menang.

Yang bikin sitkom ini menarik, karena memang menyuarakan aspirasi wong cilik mengenai masalah politik. Maklum, tahun 2013 ini kan tahun politik. Walau nuansa lebay nya juga kerasa banget, termasuk kalau para istri ampe menjewer atau mencekik suaminya,  kok ya aku ngerasa dah berlebihan banget.  Gitu loh.

Kalaupun memperlihatkan istrinya dominan ya mbok gak usah sampe segitunya. Gimanapun, ada donk kelihatan masih hormat ma suami (hehee, soale aku masih konservatif urusan ginian).

13649651842064049961

Anak Bu Mega yang polos. Foto by Ilyani

Dan di sitkom ini juga terlihat bagaimana aspirasi anak-anak soal politik. Keluguan anak-anak  menjadi warna tersendiri sitkom ini. Bagaimana anak-anak mendukung Sukowi, termasuk anak ketua RT, pak Sanusi yang bukan mendukung bapaknya, malah Sukowi.

Jadi inget pak Jokowi juga suka diintilin ma anak-anak. Dan diteriakin ‘hidup Jokowi!’, hehee. Di sitkom ini juga sama. Anak-anak pada senengnya ma pak Sukowi.

Yang jelas, kehadiran RT Sukowi merupakan alternatif sinetron Indonesia yang kadang dah kebablasan. RT Sukowi menggambarkan masyarakat apa adanya. Sama dulu seperti kehadiran Bajaj Bajuri yang lucu, dengan pengkarakteran yang kuat, dan cerdas dalam memotret situasi sosial ekonomi masyarakat. Sampai sekarang masih melekat kuat gimana karakter seorang Oneng yang oon di kepala ini, hehee.

Yah, namanya sitkom, ya ujung-ujungnya menghibur. Bikin ngakak, hehee.  Segerr. Kalau ada unsur lainnya, suara wong cilik, sedikit nasehat, ya anggap saja sebagai bonus….:D

Ya sudah, gitu aja. Salam Kompasiana!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 7 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 7 jam lalu

Penghubung Komisi Yudisial Jawa Tengah …

Muhammad Farhan | 8 jam lalu

‘Jokowi Efect’ Nggak Ngefek, …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kisah Lebai Malang Nan Bimbang …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: