Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Siti Swandari

terbuka, ingin bersahabat dengan siapapun dan dimana saja,with heartfelt wishes. gemini, universitair, suka baca, nulis , selengkapnya

Sandrina Azzahra: Penari Cilik yang Ajaib

OPINI | 07 April 2013 | 19:54 Dibaca: 3620   Komentar: 0   3

Sandrina,penari cilik ajaib itu. Gambar:seputarwanitaanak.blogspot.com

Sandrina,penari cilik ajaib itu. Gambar:seputarwanitaanak.blogspot.com

Dahulunya , saya berpikir – apa2-an mengadakan perlombaan kok dalam bidang yang ber-lain2-an , berbagai bakat tertampung disana.
Maksud saya dalam acara IMB / Indonesia Mencari Bakat , yang disiarkan oleh Trans Teve setiap hari Sabtu dan Minggu , jam. 18.00 sampai selesai.

Sesudah saya perhatikan , ternyata bisa juga menilai sesuatu/bakat yang berbeda.
Caranya dengan polling pemirsa teve – yang terbanyak mendapay suara via SMS , itulah yang menang.

Pada awalnya saya kurang memperhatikan , tetapi setelah mulai ketiga besar , saya menjadi amat tertarik.
Yang diunggulkan adalah : Sandrina Azzahra, penari jaipong – Vina Chandrawati, pelukis pasir dan Joshua Pangaribuan , seorang penyanyi solo.

Menurut saya memang ketiganya patut diunggulkan dalam bidang masing2 – tetapi saya tertegun dengan salahsatunya , yaitu Sandrina Mazaya Azzahra.
Ternyata Sandrina bukan hanya gadis cilik penari jaipong saja, tetapi terbukti , atas tantangan juri2 , dia juga bisa menarikan aneka tarian daerah lain Indonesia, sehingga dia pantas dijuluki penari Indonesia.
Bahkan kemarin dia berhasil menarikan kombinasi tari breakpong , suatu paduan antara break-dance dan jaipong.

Penari cilik ajaib ini benar2 bisa memikat penonton dan pemirsa IMB dengan lenggang-lenggoknya yang memukau, decak kagum , luwes , atraktif dan saya bisa tergelak saat dia menarikan NEKU , Nenek-Kuat, suatu tarian yang bukan main tentang seorang nenek tua tetapi masih gesit , bahkan bisa mengangkat barbell buesar dengan tangguh.
Gayanya yang kocak dengan make-up nenek tua ompong lincah bisa membuat setiap orang – bahkan 4 orang juri tertawa ter-gelak2 kagum.

Sandrina dilahirkan di Bogor 11 tahun yang lalu pada tanggal 8 Juli 2001, Jawa/Sunda.
Murid SDN I Panagaran Bogor ini pernah memperoleh MURI karena pernah menari solo 24 jam nonstop , dia juga amat menyukai modern dance, fashion show dan hip-hop.

Ketika ditanya – dia mendapat inspirasi dari siapa kok jadi suka menari ?
Dia berkata amat suka dengan Inul Daratista dan tarian2 India , ngefans dengan Shahrukh Khan , pernah mendapat piala walikota tiga kali dan ingin tetap menjadi penari sampai tua nantinya
Ingin tetap melestarikan budaya bangsa , yaitu bidang seni tari.

Dan sore nanti , jam 18.00 , dia akan ditantang oleh pemenang duel antara Vina Chandrawati , si pelukis pasir dengan Joshua Pangaribuan , penyanyi solo bersuara melankolis-romantis .
Saya ingin mengikuti menyaksikan . melihat dengan greget dan debar yang menyenangkan dan terkagum – saya kadang geli melihat Sandrina – bocah kecil imut dengan kepiawaian yang mentakjubkan – bocah yang tampak ter-bata2 dan malu2 dalam kondisi luar panggung jika disapa oleh para juri dan presenternya.

Tetapi sontak berubah perangai jika sudah menari di panggung – seperti yang di- katakana oleh Soimah ( Jos gandos kotos-kotos ) salah satu juri IMB , bahwa : “ Kalau ngelihat kamu menari di panggung , seperti bukan Sandri biasanya , tapi kayak kesurupan- bisa menjiwai tokoh yang dilakoni — tidak usah di ragukan lagi kemampuan kamu “.

Saya setuju dengan yang dikatakan oleh Soimah dan juri2 lainnya yang tidak kalah kagumnya menyaksikan kepiawaian Sandrina.
Mudah2-an Sandrina tetap rendah hati dan tetap berlatih dengan giat – tidak besar kepala dan terjebak oleh pujian2 yang diterimanya bertubi-tubi seperti itu.

Anda tidak percaya dengan kehebatan Sandrina ? – Nanti , jam 18.00 di acara IMB Trans teve, kita bisa saksikan bersama dan kita bisa berkomentar melihat kiprahnya Sandrina , seorang penari Indonesia yang ajaib.
Semoga semua berjalan mulus dan apik.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sasi, Konservasi Tradisional di Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 22 August 2014 | 15:21

Identitas Bangsa Modal dalam Kompetisi …

Julius Deliawan | | 22 August 2014 | 09:42

ALS #icebucketchallenge …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 22 August 2014 | 17:49

[SRINTHIL] Perempuan di Kaki Masa Lalu …

Rahab Ganendra | | 22 August 2014 | 14:33

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 4 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 6 jam lalu

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 11 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 15 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: