Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Effendi Sutanja

Saya Effendi Sutanja, pensiunan, dengan hobby membaca, menulis, jogging, penyair

Debat Ora Mutu di TVONE

OPINI | 07 May 2013 | 14:42 Dibaca: 1719   Komentar: 18   3

Semalam saya menyimak acara "debat" di TV-ONE, biasanya saya senang mengikuti
acara ini untuk menambah wawasan, baik itu debat pejabat publik atau pun debat
politik berkenaan dengan hal-hal yang sedang marak.


Tetapi saya sangat terkejut melihat tingkah polah pengisi acara debat yang sa
ya pikir cukup ternama dan sering diundang pada acara-acara yang diselenggara
kan oleh TV-ONE atau stasiun TV lain.


Terlepas dari bahan perdebatan saat itu yang konon masih seputar eyang yang
kondang versus tokoh komedian, tetapi hemat saya tidaklah sepantasnya publik
figur saling berhadapan dengan suara keras, tangan terkepal, mata melotot !!
Saya berandai-andai, kalau "host" tidak cekatan menghalangi dan menutup aca
ra dengan tayangan iklan, barangkali masyarakat (tua muda, anak anak) akan di
suguhkan acara tua-tua keladi, sudah tua engga tau diri.


Ataukah mungkin mereka hanya "action" di depan kamera sebab faham ditonton
jutaan rakyat di seluruh nusantara, dan kalau benar demikian, mereka selayak
nya diterima sebagai bintang laga di layar lebar atau pun sinetron.


Tetapi bilamana benar mereka tidak dapat menguasai diri dan berlaku kasar 
sampai lupa diri sangat disayangkan nama besar yang disandang mereka dan ti-
dak heran bilamana turut serta dalam pemilihan legislatif sangat mungkin per
olehan suara mereka di bawah rata-rata.


Semoga TV-ONE selektif memilih pengisi acara debat oleh tokoh-tokoh yang ter
pelajar bukan saja dalam pendidikan tetapi dalam perbuatan.

Tags: tv di mutu ora debat one

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Tunjangan Profesi Membunuh Hati Nurani …

Luluk Ismawati | | 01 August 2014 | 14:01

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

Menelusuri Budaya Toleransi di Komplek …

Arif L Hakim | | 01 August 2014 | 18:18

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Kader PKS, Mari Belajar Bersama.. …

Sigit Kamseno | 15 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 16 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: