Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Waduh, Vitalia Shesya Akan Buka-bukaan di KPK

OPINI | 07 May 2013 | 16:16 Dibaca: 833   Komentar: 36   4

1367922994109985711

sumber www.kompasiana.com

Orang tua bilang kalo rejeki gak akan kemana. Hal ini berlaku juga dikehidupan model sexy yang sedang naik daun namanya akibat dinaiki tubuhnya oleh Ahmad Fathanah (teman baik mantan presiden PKS LHI), Vitalia Shesya. Walaupun kamis kemarin, mobil kesayangannya, Honda Jazz warna putih dan jam tangan cantik merk Chopard disita KPK, tapi tawaran foto, presenter, MC, nyanyi atau sekedar makan malam bersama berdatangan ke Vitalia Shesya, hingga tarifnya pun pelan tapi pasti mulai merangkak naik. Penghasilan yang meningkat seiring terkenalnya nama Vitalia Shesya dan beredarnya foto-foto sexy Vitalia di internet, menjadi berkah tak terbayangkan sebelumnya. Selalu ada hikmah dalam setiap kejadian, opa George Bush bilang ‘Blessing In Disguise.”

Untuk menyeimbangkan namanya yang sedang jadi trending topic di jagat dunia maya, dua akun sekaligus diluncurkan kemarin. Hal ini bisa dimaklumi, karena ada 2 penyebutan namanya. Akun twitter @VitaliaSesha dan @VitaliaShesya, kedua akun tersebut menampilkan Vitalia Shesya dengan pose yang sexy. Saat ini jumlah follower @VitaliaSesha sebanyak 334, dan akun @VitaliaShesya sebanyak 667 follower.

Menanggapi berita-berita seputar dirinya, kaitan dengan peranannya dalam pencucian uang yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah, Vitalia Shesya akan menggelar jumpa pers sehingga permasalahan menjadi jelas dan duduk persoalan menjadi terang benderang. Siapa yang duduk, siapa yang membuat persoalan akan dia jawab dengan tegas dan lugas. Vitalia Shesya akan buka-bukaan terkait pemeriksaan dirinya oleh KPK untuk menjadi saksi bagi tersangka Ahmad Fathanah. Dan apabila KPK memanggilnya lagi untuk diminta keterangan, ia akan buka-bukaan di KPK.

Wah, menarik menunggu konferensi pers yang akan digelar oleh vitalia shesya. Apalagi ia menjanjikan akan buka-bukaan, tidak ada yang ditutup-tutupin. Biar terbuka siapa memberi apa, dan siapa mendapat apa ? Apakah memang hanya Ahmad Fathanah seorang diri yang berperan sebagai pemeran utama, atau justru Ahmad Fathanah hanyalah pemeran pendukung, bahkan pemeran Figuran dalam kasus ini.

Harusnya setiap pihak yang terkait dengan kasus korupsi meniru langkah yang akan dilakukan vitalia Shesya untuk buka-bukaan, jangan seperti Maharani Suciyono, saat konferensi pers mengatakan ditangkap KPK saat makan malam bersama Ahmad Fathanah di restoran hotel Le Meridien, sementara menurut juru bicara KPK Johan Budi, Maharani dan Ahmad Fathanah ditangkap saat berduaan di dalam kamar tanpa sehelai benangpun.

Semoga Ahmad Fathanah diberikan kesempatan untuk bertobat nasuha selama di penjara, sehingga pintu Surga kembali terbuka menyambutnya. Kasihan istri-istri dan anak-anaknya, masih membutuhkan bimbingan dan kasih sayang seorang Ahmad Fathanah, suami dan bapak yang baik bagi mereka.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemuda Papua Unjuk Kreativitas Seni ‘Papua …

Viktor Krenak | | 28 November 2014 | 11:45

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Terpana Danau Duma …

Lukman Salendra | | 28 November 2014 | 12:25

Senangnya Terpilih Menjadi Host Moderator …

Edrida Pulungan | | 28 November 2014 | 13:43

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 3 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 7 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 7 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Tamu Negara Suguhin Singkong Rebus …

Ifani | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pas dan Cerdas! Gelar Kompasianival di TMMI …

Teguh Hariawan | 7 jam lalu

Gara-gara Tidak Punya ‘Kartu Emas’, Mak …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Filipina Terlalu Waras untuk Menang versus …

Joko Siswonov | 8 jam lalu

Sakit …

Katedrarajawen | 8 jam lalu

1 Desember, Hari Keramat untuk Papua? …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: