Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Balya Nur

yang penting menulis, menulis,menulis. balyanurmd.wordpress.com ceritamargadewa.wordpress.com bbetawi.blogspot.com

Mel’s update ANTV Pamer Kekayaan Para Pesohor

OPINI | 14 May 2013 | 12:09 Dibaca: 96   Komentar: 0   0

Semalam acara Mel’s Update ANTV memamerkan sejumlah sepatu Farhat Abas. Mau tahu harga sepatunya? Mulai dari 15 juta rupiah sampai 29 juta rupiah. Lalu ditayangkan still video wawancara dengan pengacara lain, Hotman Paris. Farhat diminta menebak harga sepatu Hotman. Farhat menebak 15 juta rupiah. Setelah tayangan Hotman diputar full, pengakuan Hotman sepatunya bernilai 40 juta rupiah, dan dasi yang dikenakan berharga 75 juta rupiah. Rupanya Farhat juga tidak mau kalah, dia berniat dan sudah memesan sepatu berharga 75 juta rupiah. Beberapa kali acara itu di selingi tepuk tangan penonton di studio seperti ingin mengatakan pamer kekayaan itu barang mainan yang menyenangkan, tanpa sedikitpun merasa acara itu akan “melukai” perasaan mayoritas pemirsanya.

Hhhhh..bagi mereka atau sebagian kecil masyarakat kelas atas mungkin harga itu kecil, tapi bagi saya dan mayoritas masyarakat Indonesia, itu harga yang luaaaar biasa. Saya berpikir, apa sih khasiat barang yang cuma diinjak itu, atau barang yang cuma jadi penghias leher? Bahkan pernah juga pesohor wanita dengan bangga menyebut angka ratusan jata rupiah hanya untuk sebuah tas wanita.Hhhh…Apa sih maunya para pesohor ini pamer kekayaan? Apa sih tujuan ANTV memamerkan kekayaan di tengah lautan kemiskinan?

Kasus penculikan anak Nazar dan Muzdalifah rupanya tidak dijadikan pelajaran. Kemarin kasus itu telah disidangkan, dan pengacara terdakwa penculik mengatakan, motivasi penculikan adalah setelah melihat tayangan pesta pernikahan Nazar dan Muzdalifah bernilai tiga milyar rupiah.Saat dikonfirmasi, Nazar balik bertanya, “ Apa hubungannya penculikan itu dengan pesta pernikahan?”

Biralah Bang Napi yang menjawab, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan, waspadalah! waspadalah!.”

13 Mei 2013

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 11 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 11 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 16 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 18 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 22 jam lalu


HIGHLIGHT

London in a Day on Foot …

Fillia Damai R | 10 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 10 jam lalu

Mengintip Sekelumit Catatan Umar Kayam …

G | 11 jam lalu

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | 12 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: