Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Balya Nur

yang penting menulis, menulis,menulis. balyanurmd.wordpress.com ceritamargadewa.wordpress.com bbetawi.blogspot.com

Mel’s update ANTV Pamer Kekayaan Para Pesohor

OPINI | 14 May 2013 | 12:06 Dibaca: 1373   Komentar: 9   0

Semalam acara Mel’s Update ANTV memamerkan sejumlah sepatu Farhat Abas. Mau tahu harga sepatunya? Mulai dari 15 juta rupiah sampai 29 juta rupiah. Lalu ditayangkan still video wawancara dengan pengacara lain, Hotman Paris. Farhat diminta menebak harga sepatu Hotman. Farhat menebak 15 juta rupiah. Setelah tayangan Hotman diputar full, pengakuan Hotman sepatunya bernilai 40 juta rupiah, dan dasi yang dikenakan berharga 75 juta rupiah. Rupanya Farhat juga tidak mau kalah, dia berniat dan sudah memesan sepatu berharga 75 juta rupiah. Beberapa kali acara itu di selingi tepuk tangan penonton di studio seperti ingin mengatakan pamer kekayaan itu barang mainan yang menyenangkan, tanpa sedikitpun merasa acara itu akan “melukai” perasaan mayoritas pemirsanya.

Hhhhh..bagi mereka atau sebagian kecil masyarakat kelas atas mungkin harga itu kecil, tapi bagi saya dan mayoritas masyarakat Indonesia, itu harga yang luaaaar biasa. Saya berpikir, apa sih khasiat barang yang cuma diinjak itu, atau barang yang cuma jadi penghias leher? Bahkan pernah juga pesohor wanita dengan bangga menyebut angka ratusan jata rupiah hanya untuk sebuah tas wanita.Hhhh…Apa sih maunya para pesohor ini pamer kekayaan? Apa sih tujuan ANTV memamerkan kekayaan di tengah lautan kemiskinan?

Kasus penculikan anak Nazar dan Muzdalifah rupanya tidak dijadikan pelajaran. Kemarin kasus itu telah disidangkan, dan pengacara terdakwa penculik mengatakan, motivasi penculikan adalah setelah melihat tayangan pesta pernikahan Nazar dan Muzdalifah bernilai tiga milyar rupiah.Saat dikonfirmasi, Nazar balik bertanya, “ Apa hubungannya penculikan itu dengan pesta pernikahan?”

Biralah Bang Napi yang menjawab, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan, waspadalah! waspadalah!.”

13 Mei 2013

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Imaji Mutiara Senja di Senggigi …

Dhanang Dhave | | 28 February 2015 | 10:59

Reformasi Sepak Bola Tiongkok Menuju Pentas …

Aris Heru Utomo | | 28 February 2015 | 12:05

Kiat-kiat Membangun Rumah yang Nyaman dan …

Alifiano Rezka Adi | | 27 February 2015 | 17:41

Selingkuh, Sadar Atau Tidak? …

Cahyadi Takariawan | | 28 February 2015 | 06:38

Kompasiana Ngulik: Ngobrolin Genre Musik …

Kompasiana | | 23 February 2015 | 14:51


TRENDING ARTICLES

Ahok vs Dewan, Jokowi Nampar Pinjam Tangan …

Sowi Muhammad | 14 jam lalu

Ahok dan si Cantik Nuri Shaden …

Gunawan | 16 jam lalu

Ahok dan APBD 2014 Giring DPRD DKI ke Rumah …

Ninoy N Karundeng | 21 jam lalu

Nyalo UPS, DPRD DKI Dapat Untung 321 Milliar …

Abd. Ghofar Al Amin | 22 jam lalu

Bagaimana Ya Cara Memecat Wakil Rakyat? …

Marius Gunawan | 27 February 2015 18:30


Subscribe and Follow Kompasiana: