Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Balya Nur

yang penting menulis, menulis,menulis. balyanurmd.wordpress.com ceritamargadewa.wordpress.com bbetawi.blogspot.com

Mel’s update ANTV Pamer Kekayaan Para Pesohor

OPINI | 14 May 2013 | 12:06 Dibaca: 1357   Komentar: 9   0

Semalam acara Mel’s Update ANTV memamerkan sejumlah sepatu Farhat Abas. Mau tahu harga sepatunya? Mulai dari 15 juta rupiah sampai 29 juta rupiah. Lalu ditayangkan still video wawancara dengan pengacara lain, Hotman Paris. Farhat diminta menebak harga sepatu Hotman. Farhat menebak 15 juta rupiah. Setelah tayangan Hotman diputar full, pengakuan Hotman sepatunya bernilai 40 juta rupiah, dan dasi yang dikenakan berharga 75 juta rupiah. Rupanya Farhat juga tidak mau kalah, dia berniat dan sudah memesan sepatu berharga 75 juta rupiah. Beberapa kali acara itu di selingi tepuk tangan penonton di studio seperti ingin mengatakan pamer kekayaan itu barang mainan yang menyenangkan, tanpa sedikitpun merasa acara itu akan “melukai” perasaan mayoritas pemirsanya.

Hhhhh..bagi mereka atau sebagian kecil masyarakat kelas atas mungkin harga itu kecil, tapi bagi saya dan mayoritas masyarakat Indonesia, itu harga yang luaaaar biasa. Saya berpikir, apa sih khasiat barang yang cuma diinjak itu, atau barang yang cuma jadi penghias leher? Bahkan pernah juga pesohor wanita dengan bangga menyebut angka ratusan jata rupiah hanya untuk sebuah tas wanita.Hhhh…Apa sih maunya para pesohor ini pamer kekayaan? Apa sih tujuan ANTV memamerkan kekayaan di tengah lautan kemiskinan?

Kasus penculikan anak Nazar dan Muzdalifah rupanya tidak dijadikan pelajaran. Kemarin kasus itu telah disidangkan, dan pengacara terdakwa penculik mengatakan, motivasi penculikan adalah setelah melihat tayangan pesta pernikahan Nazar dan Muzdalifah bernilai tiga milyar rupiah.Saat dikonfirmasi, Nazar balik bertanya, “ Apa hubungannya penculikan itu dengan pesta pernikahan?”

Biralah Bang Napi yang menjawab, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, tapi kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan, waspadalah! waspadalah!.”

13 Mei 2013

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lolo Sianipar, Sukses Menjalankan Bisnis …

Erri Subakti | | 23 October 2014 | 19:54

Pak Jokowi, Rakyat Cuma Ingin Bahagia… …

Eddy Mesakh | | 23 October 2014 | 19:57

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Gesture …

Pm Susbandono | | 23 October 2014 | 19:05

Catatan Yayat: Remote Control Traveller …

Kompasiana | | 23 October 2014 | 20:42


TRENDING ARTICLES

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 6 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 8 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 8 jam lalu

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Wih, Sekarang Abdi Rakyat Bakalan Keteteran …

Ridha Harwan | 9 jam lalu

Antara Aku, Kompasiana dan Keindahan …

Rahmat Hadi | 9 jam lalu

Sejarah Qatar, Juara Piala Asia U-19! …

Giri Lumakto | 9 jam lalu

Makna Kegagalan …

Hanif Amin | 10 jam lalu

Ketika Islam Dianaktirikan Penganutnya …

Anni Muhammad | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: