Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Semundel

hidup itu sebenarnya simple… lakukan apa yg lo mau lakuin, dan katakan apa yg mau selengkapnya

“Gajah Mada” Sinetron Kolosal terbaru di Indonesia (MNC TV)

REP | 18 May 2013 | 12:16 Dibaca: 15   Komentar: 0   1

13688541631929041839

MNCTV dan MD Entertainment tengah menikmati kejayaan lewat sinetron kolosal. Sinetron Raden Kian Santang, kini sudah menembus 340 episode, masih bertengger di 10 besar rating harian. Tidak mengejutkan jika mulai Senin (20/5) nanti Tendangan Si Madun season 3 digantikan sinetron bergenre kolosal, Gajah Mada.

Berikut sinopsisnya:

Kelahiran Gajah Mada (Rafael Putra Ismy) ditandai dengan petir dan halilintar, pertanda ia akan menjadi orang besar. Jawangkati, ayah Gajah Mada, seorang pendekar sakti dan pimpinan Prajurit Majapahit, menginginkan anaknya kelak menjadi pemimpin dan ksatria Majapahit. Namun ayah Gajah Mada gugur di medan perang, meski dalam perang itu Majapahit berhasil memenangkan pertempuran dengan pasukan Kerajaan Tar-tar dari China.

Hanya Gada Ruja Pala, senjata sakti milik Jawangkati, yang tertinggal untuk anaknya. Lailan Mangrani (Zora Vidyanata) sedih mengetahui suaminya meninggal. Tapi kesedihannya terobati berkat kelahiran Gajah Mada.

Lailan tidak menghendaki anaknya menjadi ksatri karena dia tidak ingin kehilangan lagi orang yang dicintainya. Ia pun melarang Gajah Mada belajar kanuragan. Namun, Gajah Mada diam-diam berguru kanuragan kepada Eyang Wungkuk Hanuraga (Barry Prima), sampai ia mahir ilmu kanuragan dan beladiri.

Selain belajar ilmu kanuragan, Eyang Wungkuk juga mengajarkan ilmu budi pekerti yang sangat luhur. Gajah Mada menjadi sosok yang yang penolong, ia pun sering membela temanya yang teraniaya. Hal ini membuat Geram Nyai Klowi (Anne J. Coto), seorang wanita sakti yang sering membuat keonaran di desa Mada.

Nyai Klowi juga memiliki dua pengikut yang juga sering membuat onar di desa, Carubawor dan Bajulbali.  Nyai Klowi, sang penguasa hutan larangan, dan kedua pengikutnya tersebut selalu mencoba untuk mengganggu ketentraman Desa tempat Gajah Mada tinggal.

Gajah Mada tayang mulai 20 Mei 2013, setiap hari pukul 19.00 WIB di MNCTV.

Kira2 bakalan menandingi kesuksesan turtutinular atau raden kian satang gak yah???/

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Penambang Belerang Kawah Ijen yang …

Mawan Sidarta | | 17 September 2014 | 10:13

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Seni Bengong …

Ken Terate | | 16 September 2014 | 16:16

[Fiksi Fantasi] Keira dan Perjalanan ke …

Granito Ibrahim | | 17 September 2014 | 08:56

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 7 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 9 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 9 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: