Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Isma Swastiningrum

Berburu kala siang, menuliskannya ketika malam. http://pilea-eureka.blogspot.com/

Inspirasi Dari Liputan 6 Awards 2013

OPINI | 24 May 2013 | 17:51 Dibaca: 383   Komentar: 0   2

Pas siang aku udah ngasi pesan ke adik aku buat bangunin aku kalo ketiduran ntar jam 21:30, soalnya aku mau lihat liputan 6 awards di SCTV. Dan apa yang terjadi?? aku ketiduran dan bangun sendiri jam 22:12. Aku cuma bersyukur. yaa, last but not least (katanya), mungkin alam bawah sadar aku udah nge-set kalo aku harus bangun :D sedang adik-adik aku tidur semuanya…
Okay guys… aku akan menceritakan apa yang aku tonton :)
Pas aku nyetek (baca: ngidupin) TV, acara lagi sponsor. Sponsor usai ada penampilan dari IDP dengan single-nya Hipnotis. Yang bikin unik si IDP sama penari latarnya nggabungin antara dance modern dan tarian tradisional Bali :) Trus dilanjutkan pembacaan award kategori lingkungan hidup. Sudah ku duga nominatornya keren-keren semua :D Bayangin, ada salah satu kandidat… dia seorang tukang becak tapi melakukan penaman pohon untuk penghijauan kota dan jalan kota. Jadi adem pas lewat. Anggota DPR patut malu tuh :P Dan yang menang adalah Bu Aleta dari NTT. Kata-kata bagus dari beliau:

“Kita bisa menjual apa yang kita perbuat dan kita tidak bisa menjual apa yang tidak bisa kita perbuat”

Acara sponsor lagi.. habis itu ada penampilan dari Trio Lestari (Glenn Fredly, Tompi, Sandhy Sondoro) yang menyanyikan lagu Mau Dibawa Kemana, Orang Pinggiran, dan Beautiful. Yang nggak nyangka nih trio juga ngelawak juga :D dan yang unik si Glenn niru suaranya Tompi dan Sandhy, Tompi niru Glenn.. pokoknya lucu dan aku suka banget suara dan gaya mereka :D Trus pembacaan kategori award kemanusiaan. Yang paling menarik buat aku adalah dokter Soedanto yang mengabdi selama 40 tahun di pedalaman Papua dan beliau hanya memungut 1.000 rupiah bahkan gratis untuk setiap pasiennya, dan tak kusangka Dokter Soedantolah yang menang (UYEEE) :D Beliau dijuluki: Dokter seribu rupiah :)
Setelah komersial break, ada penampilan dari duo Truth (Titi DJ dan Ruth Sahanaya) menyanyikan lagu You Raise Me Up-nya Josh Gordan yang cucok ^^ Dilanjutkan pembacaan award kategori pendidikan. Suka banget nih. Banyak tokoh yang menginspirasi, kayak Bu Een Sukaesih, beliau ini lumpuh, cuma bisa berbaring di tempat tidur tapi beliau tidak menyerah. Beliau memberikan pengajaran gratis semua mata pelajaran kepada anak-anak di daerahnya. Ternyata di balik tragedi guru honorer ada sosok yang lebih memilukan lagi. Mimpi Bu Een pas diwawancarai tadi siang beliau ingin ketemu Pak Presiden SBY, (salut, salut banget). Sosok lainnya ada Pak Hamka yang mendirikan sekolah kolong. Dan yang memenangkan award kategori pendidikan adalah Bapak Lorensius yang mendirikan sekolah malam untuk masyarakat yang buta huruf tanpa memandang usia di daerahnya, meski beliau hanya pegawai biasa.
Setelah ngiklan, tampil Five Minutes yang nyanyiin lagu (entah judulnya apa??) liriknya keren banget!! gini… (maaf kalo lirik salah)

“Di sini bukan tempatnya orang pemalas
Di sini tempatnya para pekerja keras
di sini bukan tempatnya anak manja
sedikit kerja banyak bicara..”

Acara dilanjutkan pembacaan award kategori pemberdayaan masyarakat. Sosoknya… ada sosok yang mengajak para pemulung dan anak jalan menjadi atlet angkat besi. Ada bapak-bapak yang mendirikan koperasi dan jembatan, dll-nya. Dan yang menang adalah Bapak Syarifudin, beliau ini penggagas pendirian jembatan dan pemberdayaan lain untuk masyarakat di daerahnya :) Selamaaat.
Acara dipenggal oleh iklan, habis itu penonton dihibur oleh kelucuan Jeremi Teti dan Teamlo :D Yang paling lucu menurutku pas akhir lawakan si Jeremi Teti pakaiannya gini: atasnya jas rapi khas pembawa acara berita banget, tapi bawahnya celana pendek di atas lutut dan sandalan, hahaha.. kebongkar sekarang :D Yaa, bisa dimaklumi kamera man-nya kan cuma ngambil gambar setengah badan dan lagian siarannya Pak Jeremi ini malam banget, jam 1/2/3 pagi.. jadi lebih enak kalau bawahannya nyantai :D Dilanjutkan dengan penampilan Syahrini dengan lagunya “Semua Karena Cinta”.
Setelah waktu berlari detik demi detik, sampailah di penghujung acara. Award terakhir membacakan kategori “Award Special” oleh Jusuf Kalla dan seorang presenter liputan 6. Award special ini meliputi kategori pendidikan, kemanusiaan, dan pengabdian masyarakat sekaligus. Dan award ini diberikan kepada sosok perempuan 49 tahun, lulusan IKIP Bandung, dari Sumedang Jawa Barat, yang meskipun lumpuh dengan semua keterbatasannya bisa memberikan banyak guna untuk orang lain, yaph: Ibu Een Sukaesih :’)
Kau tahu kawan… pas memberikan pidatonya Bu Een berpidato di atas ranjang tidurnya sambil ditemani murid-muridnya tercinta :) Dan kau tahu isi pidatonya apa?? Pidatonya very amazing, cadas!! Kalian belum pernah kan lihat Sandhy Sondoro nangis? Kalian belum pernah kan lihat seorang cowok muda yang nangis secara spontan pas di-shoot kamera?? Penonton berdiri bertepuk tangan. Bu Een mengawali pidatonya dengan salam dan ucapan syukur dan terima kasih. Ucapannya begitu merdu dan mengalir didengarkan, beliau berucap dengan sangat rendah hati bahwa sebenarnya ia tak pantas menerima award ini, masih banyak di luar sana teman-teman yang lebih hebat dari dia. Beliau juga memberikan semangat kepada kandidat-kandidat yang belum memenangkan award ini untuk jangan berkecil hati dan melanjutkan perjuangan di masyarakat lebih hebat lagi. Suara Al-Quran yang diucapkannya mengalun fasih di akhir salam. Subhanallah.. Anda luar biasa sekal Bu Een.. (wajib nonton pidatonya di youtube)
Acara ditutup dengan perform yang apik dari Keith Martin dengan nyanyiannya: Because of You :)
(mbatin: I really want to be like them, hehe)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 2 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 12 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 12 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Tetap Semangat Saat Melakukan Perjalanan …

Vikram - | 7 jam lalu

Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, Pedagang Asong di …

Imam Muhayat | 7 jam lalu

Libatkan KPK Strategi Jokowi Tolak Titipan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Aku dan Siswaku …

Triniel Hapsari | 8 jam lalu

Menulis Puisi Cinta untuk …

Dewi Pagi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: