Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Sekar Aiu

Saya hanya orang biasa. :)

Fatinistic dan Pembenci Fatin?

OPINI | 25 May 2013 | 13:46 Dibaca: 1178   Komentar: 4   4

Huaaahh..  postingan tentang Fatin, yang semalam menang sebagai juara XFI sungguh luar biasa. Begitu ‘klik’ laman atau situs manapun pasti ada nama Fatin, sebagai judul.

Yeah..  benar benar luar biasa gadis ini. Beritanya banyak membuat orang berkomentar, mulai dari penampilan saat audisi hingga acara pengukuhan juara. Awalnya saya biasa aja, tapi lama lama gatel pengen komentar juga. Bukan ngomentarin tentang Fatinnya, tapi saya pengen ngomentarin para “komentator” di beberapa artikel internet. Banyak yang ngefans dengan Fatin, banyak juga yang benci dengan Fatin. Well, wajar..  suka atau tidak suka sudah jadi hal yang biasa terhadap idola. Semua memang tergantung selera, apalagi masalah musik.

Yang bikin komentar jadi panas adalah ketika banyak yang mengaitkan antara Fatin dan Novita dari Segi SARA. Asli..  kadang saya jadi senyum senyum sendiri, “nih yang koment pada kenapa sih ya..?” Kok bisa ya..?  Protes masalah juara 1 dan juara 2 pake bawa bawa SARA..? Aduh..

Menurut saya,  Semua Finalis XFI mulai dari Dicky, Alex, Isa Raja  dan lain sebagainya hingga NOVITA DEWI dan FATIN, mereka mempunyai FAKTOR X. Terbukti mereka semua bisa masuk dalam 13 finalis XFI, Juri menjaring mereka bukan karena mereka berasal dari suku, agama , atau yang lainnya.

Masalah juara, itu sudah masalah selera, masalah pilihan lewat SMS.

Memang ini kenyataannya bahwa Fatin juara 1, dan Novita juara 2.

Pertarungan yang sebenarnya adalah ketika mereka menghadapi Industri Musik.

Jadi sebaiknya gak usah  ribut, Kalah menang dalam suatu ajang itu biasa. Dan sebaiknya jangan bawa bawa SARA. Mau diapain juga, ini adanya.

Damai saja..  :D

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Dilema Sekolah Swasta …

Ramdhan Hamdani | | 19 December 2014 | 18:42

Pérouges, Kota Abad Pertengahan nan Cantik …

Angganabila | | 19 December 2014 | 19:54

Bintang dan Tumor …

Iyungkasa | | 19 December 2014 | 21:29

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 5 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 5 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 7 jam lalu

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 9 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: