Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Primata Euroasia

Try not to become a man of success, but rather try to become a man selengkapnya

Alhamdulillah, Tak Ada Lagi Tulisan Tentang Fatin

OPINI | 25 June 2013 | 22:11 Dibaca: 876   Komentar: 33   0

Lihat kanal hiburan kompasiana, ucapan syukur langsung terucap, “Alhamdulillah, sudah tidak ada Fatin lagi”. Eh, masih ada satu, tulisan dari Bai Ruindra. Tapi, gak apa-apa lah. Daripada berminggu-minggu sebelumnya. Seluruh isi kanal hiburan seolah berubah menjadi blog para penggemar/pembenci Fatin.

Terus terang, saya gak kenal dengan penyanyi yang namanya Fatin. Ada sih, dulu teman kuliah namanya Fatin juga, tapi bukan penyanyi. Tahu-tahu, banyak teman yang tiba-tiba semangat bicara Fatin. Disini Fatin, disana Fatin. Hampir di semua forum atau komunitas, pasti lah kalau membicarakan hiburan, yang pertama kali diobrolkan itu Fatin.

Sama juga di kompasiana ini. Semua hal dihubung-hubungkan dengan Fatin. BBM naik, ada hubungannya dengan Fatin. Kebakaran hutan, juga masih dihubungkan dengan Fatin. Lha, apa hebatnya seorang Fatin hingga dia mampu menghubungkan semua hal ke dalam namanya? Bayangkan, berminggu-minggu kanal hiburan kompasiana selalu penuh dengan tulisan tentang Fatin, atau kalau tidak X-Factor. Padahal, kanal hiburan itu salah satu kanal yang saya suka. Dulu, banyak kompasianer yang rutin menulis humor-humor ringan, resensi film, resensi serial televisi, dan beragam tulisan. Tapi, begitu muncul X-Factor dan Fatin, tulisan-tulisan yang menyegarkan itu perlahan hilang, tenggelam karena banjir tulisan Fatin.

Jadi, tak ada salahnya kan kini saya bisa mengucap sukur kanal hiburan di kompasiana bisa saya nikmati seperti dulu lagi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Usul Mengatasi Kemacetan dengan “Kiss …

Isk_harun | | 21 September 2014 | 17:45

Menuju Era Pembelajaran Digital, Ini Pesan …

Nisa | | 21 September 2014 | 22:44

RUU Pilkada, Polemik Duel Kepentingan (Seri …

Prima Sp Vardhana | | 21 September 2014 | 23:11

Cerita Unik 470 Kata, Seluruh Kata Diawali …

Saut Donatus | | 22 September 2014 | 07:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 4 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 5 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Saya yang Berjalan Cepat, Atau Mahasiswa …

Giri Lumakto | 7 jam lalu

Membaca Konsep Revolusi Mental Gagasan …

Ahmad Faisal | 7 jam lalu

Konstitusionalitas Pemilukada: Paradoks …

Armansyah Arman | 7 jam lalu

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | 7 jam lalu

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: