Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ilam Maolani

Alung Rawawis (Anak Galunggung dari Rawa Sindangraja), If wealth is lost, nothing is lost; If selengkapnya

Olga Syahputra Dipolisikan, Tamatlah Karirnya?

OPINI | 29 June 2013 | 18:45 Dibaca: 14003   Komentar: 51   17

13725059691887537049

(Sumber Photo:www.a-artis.blogspot.com)

Acara Hot Kiss Indosiar sore hari tadi (29/06/2013), menayangkan sebuah berita tentang penyesalan artis Kartika sebagai teman dari Olga dan dr. Febby Karina (Febby ini juga sebagai dokter pribadi Kartika). Kartika merasa menyesal telah meminta Febby untuk datang ke Studio ANTV Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan dan telah memintanya untuk ikut ditarik ‘paksa’ ke syuting live acara Pesbukers. Andaikan Kartika tidak meminta Febby datang, ceritanya akan lain, pasti Febby tidak akan mendapatkan perlakukan pencemaran nama baik oleh Olga. Gara-gara ucapan Olga pada acara itulah kini Olga dipolisikan oleh Febby Karina ke Polda Metro Jaya.

Kasus ini terjadi pada tanggal 23 Mei 2013 silam, bermula ketika Karina mengajak paksa Febby untuk masuk ke area set acara Pesbukers. Namun secara tiba-tiba Olga mangataan bahwa Febby itu adalah miliknya (baca: pacar) dari Yudi yang merupakan kayawan ANTV. Olga juga menuduh Febby telah makan bersama Yudi sampai jam 11 malam. Puncaknya Olga memfitnah Febby dengan mengatakan bahwa Febby telah membuat kacau rumah tangga orang.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, betul ada orang yang bernama Febby Karina yang melaporkan Olga Syahputra pada hari Rabu 19 Juni 2013, dengan dugaan pencemaran nama baik, fitnah, perbuatan tidak menyenangkan dan tindak pidana dalam UUITE.

Kita juga telah mengetahui bahwa sebelum diadukan ke polisi, Olga pernah beberapa kali ditegur keras oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) disebabkan lawakan-lawakannya yang seringkali tidak mendidik para penonton, bahkan ada satu kasus Olga pernah ‘memainkan’ ucapan salam ketika menjawab ucapan Assalamu’alaikum dari pemirsa.

Ini hanya berandai-andai saja. Apabila Olga terbukti melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan oleh Febby, maka secara otomatis ia akan diperiksa dan atau ditangkap, lalu mungkin di penjara sementara oleh pihak kepolisian sepanjang proses pemeriksaan (meskipun dalam banyak kasus, yang sedang diperiksa sebagai tersangka tidak dipenjara, alias menjadi  tahanan kota atau tidak ditahan arena kooperatif misalnya), kemudian dilimpahkan ke kejaksanan, lalu diadili di pengadilan, terdakwa Olga terbukti salah, maka jadilah ia terpidana yang wajib menghuni penjara dengan lama waktu sesuai dengan keputusan hakim.

Itu hanya skenario rumus berandai-andai “jika….maka….”. Alhasil di negeri ini tidak sedikit artis yang pernah menghuni penjara, lalu keluar menghirup udara bebas, karir keartisannya justru terjun meluncur bebas ke bawah alias habis atau tamat. Mereka tidak dikenal lagi, tidak aktif lagi menjadi artis, akibat stigma “pernah dipenjara”. Namun jangan lupa pula, ada juga beberapa artis, meskipun sudah pernah dipenjara tapi karir mereka di dunia keartisan mulus-mulus saja bahkan lebih populer dibandingkan sebelum di penjara, albumnya laris manis, penggemarnya semakin banyak.

Nah sekarang khusus untuk Olga Syahputra, apakah bila nanti ia dipenjara dan keluar menghirup udara bebas, karirnya akan tamat? Kita wait dan see aja…………tapi meminjam istilah Kompasianer Mas Ombrill, sepanjang “The Big Boss-nya” Olga butuh dia, maka Olga akan tetap eksis di dunia hiburan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Peringatan HUT PGRI di Kota Ambon …

Shulhan Rumaru | | 26 November 2014 | 15:04

Bedanya 2 Orang Terkaya Indonesia vs China …

Ilyani Sudardjat | | 26 November 2014 | 10:40

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Minta Maaf Saja Tidak Cukup, PSSI! …

Achmad Suwefi | | 26 November 2014 | 11:53

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 6 jam lalu

Teror Putih Pemecah Partai Politik …

Andi Taufan Tiro | 6 jam lalu

Pak JK Kerja Saja, Jangan Ikutan Main di …

Hanny Setiawan | 8 jam lalu

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 12 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Berawal dar Tantangan Petani …

Anugrah Fitradi | 7 jam lalu

The Hunger Games-Reality Show? …

Iwan Permadi | 7 jam lalu

Membangun Kekuatan Prekonomian dari Pedesaan …

Tur Muzi | 7 jam lalu

Cocoklogi 114 Surat …

Adhyatmoko | 7 jam lalu

Welcome to Kompasiana …

Renal Wijaya Kusuma | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: