Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Semundel

hidup itu sebenarnya simple… lakukan apa yg lo mau lakuin, dan katakan apa yg mau selengkapnya

700 Episode Tukang Bubur Naik Haji

REP | 06 July 2013 | 13:05    Dibaca: 980   Komentar: 0   0

Setelah lebih dari setahun masa tayangnya di RCTI, sinetron yang dibintangi oleh Citra Kirana dan Andi Arsyil yang menjadi  pemeran utama telah memasuki episode ke-700. TBNH atau biasa dikenal dengan Tukang Bubur Naik Haji merupakan sinetron produksi Sinemart dengan episode terpanjang setelah sebelumnya diraih oleh sinetron “Putri Yang Ditukar” (PYD) yang mencapai 676 episode.

13730906652070128985

image source : @TBNH
Sinetron TBNH ini masih kokoh berjaya dipuncak perolehan ratting meski sempat beberapa kali berada di runer-up tersalip oleh stasiun adeknya yang menyangkan sinetron kolosal raden kian santang. Namun kejayaan TBNH
hingga kini masih terus berlanjut terbukti dari jumlah episode yang mencapai 700. Pencapaian yang sangat luar  biasa ini juga karena penayanganya yang tiada henti setiap hati dan terkadang bahkan dalam satu hari bisa menayangkan 3-4 episode sekaligus yang artinya bisa tayang 3-4 jam sehari.

Sinetron ini juga bisa bertahan dari pemeran karakter utamanya yaitu si Tukang bubur alias Mat Solar yang pada awal-awal penayanganya menjadi pemeran utama selama beberapa puluh episode hingga akhirnya dia berhenti dengan alasan sakit. Kini meski tanpa pemeran utama sinetron ini masih kuat bersaing dengan sinetron lainya dikarenakan alur cerita yang berkembang tidak hanya berpusat pada pemeran utama tetapi juga konflik pemeran pendukung lainya. Sekali lagi congrat buat Tukang Bubur Naik haji…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kegigihan Anik Sriwatiah Berdayakan Mantan …

Hadi Santoso | | 30 May 2015 | 17:29

Ayo Jalan-jalan ke Lapangan Banteng Jakarta! …

Amirsyah | | 30 May 2015 | 16:31

Mini Market Tanpa Miras, Kita Lihat …

Kompasiana | | 30 May 2015 | 18:33

Fenomena Gelombang Panas, Saatnya …

Alifiano Rezka Adi | | 30 May 2015 | 18:04

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Menpora & PSSI, Silahkan Menikmati …

Djarwopapua | 9 jam lalu

Kesamaan Sepp Blatter dan PSSI: Jokowi Tak …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Ini Alasan Wapres JK Membela Budi Waseso …

Abd. Ghofar Al Amin | 12 jam lalu

Gagasan Khilaf Khilafah …

Iqbal Kholidi | 17 jam lalu

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: