Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Pakde Daryo

pengguna hanyalah warga biasa, pekerja swasta yang masih memiliki asa demi kemajuan bangsa dan negara selengkapnya

Gila Makan, Sebuah Acara yang Tidak Pantas Ada di Trans7

OPINI | 20 August 2013 | 22:17 Dibaca: 7068   Komentar: 3   0

1377011573834696408GILA MAKAN, ya demikian istilahnya acara ini. Mungkin belum banyak yang tahu atau menonton tayangan dari Trans7 yang satu ini. Namun bagi yang sudah pernah menonton acara ini tentunnya secara umum memiliki pendapat yang sama terhadap acara ini. Ya.. suatu acara yang sungguh tidak mendidik dan mungkin melukai perasaan sebagian dari saudara – saudara kita yang kurang mampu secara ekonomi, setidaknya itu menurut saya.

Disaat tayangan pertelevisian nasional yang kian hari kian menjemukan dan semakin jauh dari unsur edukasi, sebenarnya kita semua tentunya salut dengan munculnya program – program berkwalitas dari Trans7 yang tidak hanya menghibur semata namun juga sangat mendidik baik untuk anak – anak maupun dewasa, coba lihat saja acara seperti :

  1. Sibolang
  2. Laptop si Unyil
  3. Dunia Binatang
  4. Brownies
  5. Tau gak sih
  6. Jejak Petualang
  7. Orang Pinggiran
  8. On The spot
  9. khazanah
  10. Ragam Indonesia

Dan masih banyak serangkain acara lainnya yang bersifat mendidik dan dikemas secara apik dan menarik.

Namun semua itu seakan - akan ternodai oleh satu acara yang disebut GILA MAKAN yang boros dan sangat tidak pantas digelar apalagi ditonton. Acara ini menayangkan semacam lomba makan terbanyak dalam waktu tertentu, jika menang akan masuk babak berikutnya dengan metode penilaian yang sama yaitu siapa yang makannya paling banyak dia yang lolos dan begitu seterusnya. Menu di setiap babak dan episode selalu berbeda mugkin ada sate kambing kemudian sate ayam kemudian stik dst. Coba kita renungkan pantaskah disaat masih banyak saudara kita yang kekurangan sesuap nasi ada saudaranya lain yang begitu sangat rakus makan dan masih ditambah hadiah jutaan rupiah bagi yang paling rakus. Terus anehnya lagi apanya yang mau dibanggakan bagi para pemenangnya dalam perlombaan ini? Sungguh acara GILA MAKAN yang benar – benar “gila & sinting” menurut saya.

Mestinya pihak produser di Trans7 lebih arif dan bijak dalam menentukan program – program acara yang akan ditayangkan. Rasanya masih banyak tema – tema lain yang mendidik, menghibur dan juga bersifat komersil. Coba kita tengok ke belakang yang dulu pernah ditayangkan televisi pemerintah seperti cerdas cermat, berpacu dalam melodi, Aneh tapi nyata dsb dengan istilah yang berbeda tentunya.

Kita semua tetap salut dan berharap Trans7 menjadi Televisi yang terdepan dengan tayangan yang lengkap, mendidik dan menghibur. Menjadi pelopor Televisi yang tidak hanya menyuguhkan tontonan tapi juga tuntunan, demi terwujudnya bangsa Indonesia yang cerdas, berwawasan luas, santun dan beradab.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lewis Hamilton Akhirnya Juara Dunia GP …

Hery | | 24 November 2014 | 21:17

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | | 24 November 2014 | 18:37

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11

Berbisnis Buku Digital: Keuntungan dan …

Suka Ngeblog | | 24 November 2014 | 18:21

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 10 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 13 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 14 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Foto Foto Ini Bukti Kompasianival Ujud Nyata …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cerpen : Pak Guru dan Bros Bunga November …

Didik Sedyadi | 8 jam lalu

Kompasianer dan Tantangannya (ke Depan) …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

Dimanakah Guru Tanpa Tanda Jasa Itu Kini? …

Trisni Atmawati | 8 jam lalu

Menulislah dengan Ketulusan …

Banyumas Maya | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: