Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Semundel

hidup itu sebenarnya simple… lakukan apa yg lo mau lakuin, dan katakan apa yg mau selengkapnya

Alasan Ahmad Dhani Blacklist Tv One

REP | 10 September 2013 | 16:18 Dibaca: 9586   Komentar: 48   15

Sebelumnya saya menulis berita mengenai perseteruan antara Ahmad Dani VS TV One . Kini saya menemukan apa yang menyebkan Ahmad dani bisa bersitegang dengan pihak Stasiun Tv Berita tersebut. Salah satu alasan mengapa seorang AHMAD Dhani merasa keberatan dengan peliputan atau pemberitaan yang dilakukan stasiun tv berita tvOne adalah karena saat proses wawancara atau konfrensi yang dilakukan tv one melalui telpon dalam program apa kabar indonesia malam  tanggal 9 september 2013.

Dalam proses telekonfrens tesebut presenter mencecer ahmad dani dengan banyak pertanyaan yang menyudutkan dah lebih menjurus ke arah penyidikan. Dalam wawancara tersebut Ahmad dani mau melakukan klarifikasi dalam acara tersebut karena anjuran kak seto selaku pendamping dul dalam kasus kecelakaan tersebut.

Saat proses klarifikasi tersebut dani bahkan sempat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa presenter tersebut lebih cocok menjadi seorang penyidik karna terlalu berlebihan dalam bertanya melebihi seorang penyidik.

Melalui akun Twitternya @AHMADDHANIPRAST bos Republik Cinta Management (RCM) itu meminta agar tvOne tidak mewawancarai ataupun mengangkat berita tentang dirinya lagi. Berikut ini adalah Twiit yang ditulis dani dan sudah di retweet lebih dari seribu orang.

1378804460354851058

image : yamin_bl

Sepertinya TV One tidak pernah jera dengan kebiasaanya dalam wawancara terhadap narasumber. Sering kali TV One terlalu menyudutkan pihak nara sumber seakan2 pihak tv one lebih tahu tentang kasus yang sedang terjadi. Ingat dengan kasus wawancara dengan 100 hari program kerja jokowi yang membuat jokowi marah besar.

Kini Ahmad Dani pun sangat marah dengan kejadian serupa.  Oh ya ini link yang saya dapatkan pada saat program apa kabar indonesia malam edisi 9 september 2013.

https://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=ccKTyiUufN8

Welll nampaknya Tv One harus lebih selektif dalam memilih presenter dan membuat sebuah wawancara agar tidak terlalu menyudutkan maupun memperkeruh keaadaan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Timnas U-23 dan Prestasi di Asian Games …

Achmad Suwefi | | 22 July 2014 | 13:14

Sindrom Mbak Hana & Mas Bram …

Ulfa Rahmatania | | 22 July 2014 | 14:24

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 17 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 17 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 18 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 18 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: