Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Semundel

hidup itu sebenarnya simple… lakukan apa yg lo mau lakuin, dan katakan apa yg mau selengkapnya

Farhat Abbas, Kenapa Dul gak Mati

REP | 11 September 2013 | 12:24 Dibaca: 2623   Komentar: 11   0

Farhat Abbas kembali membuat senasi baru. Setelah sebelumnya dia membuat sensasi melalui komentar2 pedasnya terhadap ustad solmed, jokowi dan berbagai kasus yang terjadi di Indonesia.
Kini pengacara tersebut lagi-lagi membuat ulah dengan komentar-komentar pedas dan provokatifnya lewat twitter. Farhat ikut mengomentari kasus kecelakaan yang menimpa anak Ahmad Dhani Abdul Qodir Jaelani (Dul).

1378877024499824665

image by: infoanyar.com

Menurut Farhat dalam twittnya, ada hikmah tersendiri kenapa Dul tidak ikut tewas dalam kecelakaan yang menewaskan enam orang meninggal itu. Farhat berkeyakinan jika Dhani telah gagal dalam mengurus ketiga anak buah pernikahannya dengan Maia Estianty. Maka setelah kejadian kecelakaan tersebut Farhat pun meyakini bahwa Al, El dan Dul akan diasuh Maia.

Berikut ini twit lengkap yang ditulis melalui akun @farhatabbaslaw

“Kenapa Dul gak meninggal? Karena Tuhan sayang sama Maia! Maia masih diberi waktu & kesempatan untuk menyayangi & mencintai anak-anaknya,” ujar Farhat dalam akun Twitternya.

“Dipikiran dhani hilang istri dapat diganti, hilang nyawa tak ada pengganti,”

“Hei Indonesia! yuk kita hukum Dhani yang sering menghukum Maia mantan istrinya! Ini saat yang tepat!,”

Selain itu juga farhat menyarankan agar dani menikahi para janda korban tabrakan anaknya.

” Seluruh harta dhani duserahkan saja ke anak, istri dan keluarga 6 korban tewas jika dhani gak nekad nikahin istri korban2 “

Ahhh rupanya pengacara yang satu ini tak pernah bosen membuat sensasi agar tetap terkenal, bagi kalian yang membaca twittnya pasti akan merasakan apa yang saya rasakan. Tampak bagaimana seorang pengacara yang hobi mengkomentari tanpa kepastian yang jelas. Seorang pengacara yang hanya menyibukan dirinya dengan twitter.. gak ada job kali ya… heee

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Serangan Teror Penembakan di Gedung Parlemen …

Prayitno Ramelan | | 24 October 2014 | 06:00

Petualangan 13 Hari Menjelajahi Daratan …

Harris Maulana | | 24 October 2014 | 11:53

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Proses Kreatif Desainer Kover Buku The Fault …

Benny Rhamdani | | 24 October 2014 | 14:11

Bagi Cerita dan Foto Perjalanan Indahnya …

Kompasiana | | 22 October 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 4 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 5 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 7 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 7 jam lalu

Jokowi Tunda Tentukan Kabinet: Pamer …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Ada Esensi Pembelajaran Hidup dalam Lagu …

Yunety Tarigan | 8 jam lalu

Aplikasi Info KRL Anti-ketinggalan Kereta …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Review “The Giver” : Kegagalan …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Sudah Siapkah Indonesia Menghadapi AFTA …

Ira Cahya | 8 jam lalu

Brisbane akan jadi “Ibu Kota …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: