Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Semundel

hidup itu sebenarnya simple… lakukan apa yg lo mau lakuin, dan katakan apa yg mau selengkapnya

Farhat Abbas, Kenapa Dul gak Mati

REP | 11 September 2013 | 12:24 Dibaca: 2624   Komentar: 11   0

Farhat Abbas kembali membuat senasi baru. Setelah sebelumnya dia membuat sensasi melalui komentar2 pedasnya terhadap ustad solmed, jokowi dan berbagai kasus yang terjadi di Indonesia.
Kini pengacara tersebut lagi-lagi membuat ulah dengan komentar-komentar pedas dan provokatifnya lewat twitter. Farhat ikut mengomentari kasus kecelakaan yang menimpa anak Ahmad Dhani Abdul Qodir Jaelani (Dul).

1378877024499824665

image by: infoanyar.com

Menurut Farhat dalam twittnya, ada hikmah tersendiri kenapa Dul tidak ikut tewas dalam kecelakaan yang menewaskan enam orang meninggal itu. Farhat berkeyakinan jika Dhani telah gagal dalam mengurus ketiga anak buah pernikahannya dengan Maia Estianty. Maka setelah kejadian kecelakaan tersebut Farhat pun meyakini bahwa Al, El dan Dul akan diasuh Maia.

Berikut ini twit lengkap yang ditulis melalui akun @farhatabbaslaw

“Kenapa Dul gak meninggal? Karena Tuhan sayang sama Maia! Maia masih diberi waktu & kesempatan untuk menyayangi & mencintai anak-anaknya,” ujar Farhat dalam akun Twitternya.

“Dipikiran dhani hilang istri dapat diganti, hilang nyawa tak ada pengganti,”

“Hei Indonesia! yuk kita hukum Dhani yang sering menghukum Maia mantan istrinya! Ini saat yang tepat!,”

Selain itu juga farhat menyarankan agar dani menikahi para janda korban tabrakan anaknya.

” Seluruh harta dhani duserahkan saja ke anak, istri dan keluarga 6 korban tewas jika dhani gak nekad nikahin istri korban2 “

Ahhh rupanya pengacara yang satu ini tak pernah bosen membuat sensasi agar tetap terkenal, bagi kalian yang membaca twittnya pasti akan merasakan apa yang saya rasakan. Tampak bagaimana seorang pengacara yang hobi mengkomentari tanpa kepastian yang jelas. Seorang pengacara yang hanya menyibukan dirinya dengan twitter.. gak ada job kali ya… heee

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Rokok Elektronik, Solusi Stop Merokok yang …

Gaganawati | | 31 October 2014 | 01:19

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 9 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 11 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 13 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ketika Lakon Itu Kembali Dimainkan …

Sarie | 8 jam lalu

Negeri Suka Tandingan …

Didi Eko Ristanto | 9 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: SKILL, Salah …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: