Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Tebe

"Hidup itu....Tuhan yang menentukan. Kita yang menjalaninya. Dan orang lain yang mengomentari (kepo)." (tebe)

Tokoh “Laisa” di “Bidadari-bidadari Surga” the Series SCTV Kurang Buruk Rupa

OPINI | 25 October 2013 | 20:41 Dibaca: 8239   Komentar: 10   2

Tokoh “Laisa” di Bidadari-bidadari Surga the Series SCTV Kurang Buruk Rupa.

13827102491127379314

dimodifikasi oleh penulis (motor kaliii…hehe)

Siapa yang tak kenal dengan tokoh “sentral” dalam novel dan film Bidadari-bidadari Surga ini? Novel best seller karya Tere Liye dan film besutan dari tangan dingin sutradara Gaokasak begitu sangat mengharukan dan pilu.

Bercerita tentang perjalanan hidup seorang gadis yang memiliki berkulit gelap, berambut ikal, berparas buruk rupa dan berpenyakitan serta kaku. Tetapi di sisi lain Laisa sangat berhati emas dan pekerja keras. Ia juga selalu membantu Mamak Lainuri di ladang di Lembah Lahambay. Itu pun terlihat ketika ia menjadi seorang kakak dari keempat adik-adiknya Dalimunte, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta dengan membiayai mereka bersekolah dengan bercocok tanam buah strawberry.

Itulah karakter yang ada pada diri tokoh “Laisa” baik di novel maupun film. Namun sayangnya pada karakter tokoh “Laisa” di dalam Bidadari-bidadari Surga the Series yang ditayang di stasiun SCTV saban setiap Minggu s/d Jum’at mulai, 07 Oktober 2013 pukul 17.00 WIB. Tetapi tidak begitu mengharukan dan membuat iba ketika diperankan oleh “Tika Bravani” bintang baru di dunia sinetron. Apa pasal?

Ya, karena pemeran karakter tokoh “Laisa” yang diperankan Tika Bravani di Bidadari-Bidadari Surga the Series SCTV itu tidak sesuai memerankan “sosok” Laisa itu sendiri. Di dalam Bidadari-bidadari Surga the Series, Tika tidak begitu terlihat berkulit gelap, berambut ikal, berparas buruk rupa dan berpenyakitan serta kaku.

Dalam tokoh karakter “Laisa” di Bidadari-bidadari the Series, Tika yang memerankan “Laisa” masih terlihat cantik, masih berkulit putih tidak gelap dan rambut tidak begitu ikal. Seperti model iklan shampoo saja masih terlihat cantik. Beda dengan “Laisa” diperankan oleh Nirina Zubier yang sangat cocok dan pantas. Berkulit gelap, rambut ikal, berparas buruk dan kaku di dalam filmnya. Nirina saat itu memerankannya begitu memelaskan dan mengharukan saat dilihatnya berbeda dengan Tika Bravani masih terlihat seperti model catwalk. Tinggi semampai dan cantik.

Kalau ketika menonton Bidadari-bidadari the Series saya tidak begitu merasa kasihan melihat “Laisa” di Bidadari-bidadari the Series berbeda saat saya menonton filmnya. Saya lebih fokus melihat karakter tokoh “Laisa” ketika diperankan Nirina Zubier serta jalan ceritanya dibanding saat diperani Tika Bravani. Saya hanya melihat jalan ceritanya saja yang cukup tragis, memilukan serta banyak banget mengandung motivasi dalam memperjuangkan hidup di segala kehimpitan yang ada terlebih berada di lembah yang tandus.

Ingin melihat perbedaan karakter tokoh “Laisa” yang diperankan Tika Bravani dan Nirina Zubier tonton saja sinetronnya (the series) dan juga filmnya. Anda akan tahu dimana perbedaannya. Selamat menonton.[]

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Emak, Emang Enak Nunggu Kereta Sambil …

Masluh Jamil | | 27 November 2014 | 05:41

Situ Bungur dalam “CMORE” (HUT …

Agung Han | | 26 November 2014 | 07:13

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Munas Golkar Tak Diijinkan di Bali Pindah …

Akhmad Sujadi | | 27 November 2014 | 00:00

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Menteri Dalam Negeri dan Menko Polhukam …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI …

Abdul Adzim | 10 jam lalu

Kisruh di Partai Golkar, KMP Pun Terancam …

Adjat R. Sudradjat | 11 jam lalu

Riedl: Kekalahan Dari Filipina Buah Dari …

Hery | 12 jam lalu

Maaf Anang, Aurel Tak Punya Suara dan Aura …

Arief Firhanusa | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Museum Basoeki Abdullah …

Agung Han | 8 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 8 jam lalu

Yummy, Manis krenyez krenyez Meringue avec …

Imam Hariyanto | 9 jam lalu

Kiprah Ibu-Ibu Masyarakat Biasa di Tangerang …

Ngesti Setyo Moerni | 9 jam lalu

Potret Susi Pujiastuti Wanita Indonesia yang …

Imam Kodri | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: