Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ezagren

Sukarelawan Wikipedia, Pesut Mahakam, dan penyiar @polnesfm107, suka jalan-jalan dan jeprat-jepret

“That Winter, The Wind Blows”-nya Trans TV Bikin Kecewa Berat!

OPINI | 07 November 2013 | 10:28 Dibaca: 12447   Komentar: 14   1

Suatu hari pada tanggal 15 Oktober 2013, siang hari, di saluran Trans TV sedang menayangkan program Insert yang memberitakan bahwa akan drama Korea terbaru yang akan ditayangkan di stasiun TV yang terkenal dengan slogan “milik kita bersama” itu. Wah, suatu terobosan baru untuk TV yang satu itu setelah bertahun-tahun tidak menayangkan drama Korea. Sebagaimana diketahui, TV yang konsisten menayangkan drama Korea baru Indosiar. Untuk Trans TV, beberapa tahun lalu pernah menayangkan drama Korea, setelah itu tidak ada lagi (lupa tahun berapa dan drama yang ditayangkan).

Ujar kabar di Insert tersebut, drama Korea tersebut berjudul “That Winter, The Wind Blows” (selanjutnya disingkat TWTWB). Kucoba meramban di mesin pencari Google, ternyata drama tersebut cukup populer dan meraih rating tinggi di negara asalnya. Drama tersebut disulih suaranya ke dalam bahasa Indonesia oleh pengisi suara (yang menurutku) tak biasa, yakni artis Indonesia, antara lain Reza Rahardian, Rianti Cartwright, Kiki Farrel, Indra Bekti, dan Fitri Tropica. Entah alasannya mengapa Trans TV memilih artis-artis tersebut sebagai pengisi suara tokoh utama dalam TWTWB. Kalau ku pikir, sih, pasti untuk menaikkan rating. Tidaklah heran karena Trans TV terkenal dengan acara-acaranya yang beda bahkan cenderung nyeleneh sehingga sering ‘berlangganan’ teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dijadwalkan, tanggal 4 November drama TWTWB tayang perdana pada pukul 18.00 WIB (19.00 WITA).

Nah, tanggal 4 November hari Senin tiba. Tepat pukul 18.00 WIB, TWTWB tayang perdana. Sayangnya, aku tak bisa menonton karena sedang ada tugas liputan Tahun Baru Hijriyah di kampus dan juga saat itu Samarinda sedang hujan badai dan angin kencang yang menyebabkan listrik padam, juga banjir di mana-mana. Jadi, aku nonton TWTWB besoknya (selasa, pen.).

Nah, tanggal 5 November hari Selasa tiba. Tepat pukul 19.00 WITA, aku menyalakan TV dan langsung pencet saluran cerna Trans TV. Ku mulai menikmati jalan cerita. DUH, ternyata, drama yang katanya sedih itu malah membuatku ngakak tidak karuan. Hahaha. Kok agak aneh begitu, ya, dubbing-nya? Selain itu, lebih aneh lagi ketika para pengisi suara yang artis-artis itu ikut ditampilkan juga saat awal dan akhir, gak banget, alay, menggelikan! Ternyata tak cuma aku saja yang ikutan ngakak, tapi orang-orang di Twitter juga merasakan hal yang sama, bahkan sampai ratusan tweet.

13837947151953598620

Tweet yang mengungkapkan kekesalan, protes, dan kegelian mereka ketika menonton TWTWB-nya Trans TV (lihat lebih lengkap di TL saya @ezagren)

Niatnya, sih, ingin dapat rating tinggi di waktu prime time, eh malah turun rating di hari kedua, sebagaimana yang saya kutip dari akun Twitter @DramaKoreaTV:

“Debut perdana That Winter The Wind Blow (TRANS TV) ada di peringkat 56 dengan TVR 1,4 dan share 6,6%”

“Pada episode hari Selasa, That Winter The Wind Blows turun ke peringkat 74 dgn TVR 1,2 dan share 5,8%”

Atas hal tersebut, admin @DramaKoreaTV mention ke @TWTWB_TTV (cek di TL mereka masing-masing). Berdasarkan balasan dari @TWTWB_TTV, mereka akan melakukan pertemuan untuk membahas seputar kata dan ucapan dubbing-nya.

Ya, semoga saja TWTWB segera diperbaiki agar layak tayang, karena untuk drama sebagus ini rasanya sayang jika diisi oleh pengisi suara amatir dengan embel-embel artis demi menaikkan pamor dan rating, lebih baik dengan pengisi suara profesional, atau mending pakai subtitle Indonesia saja.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paser Baroe, Malioboronya Jakarta …

Nanang Diyanto | | 24 November 2014 | 14:09

Catatan Kompasianival: Lebih dari Sekadar …

Ratih Purnamasari | | 24 November 2014 | 13:17

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Pak Mendikbud: Guru Honorer Kerja Rodi, Guru …

Bang Nasr | | 24 November 2014 | 11:48

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 5 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 8 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Komunikasi Orang Tua dan Remaja Macet? …

Endah Soelistyowati | 8 jam lalu

Meladeni Tantangan Thamrin Sonata di …

Tarjum | 9 jam lalu

Mari Berpartisipasi Berbagi bersama Sanggar …

Singgih Swasono | 9 jam lalu

IKMASOR DIY Desak MOU Pendidikan dan …

Arkilaus Baho | 9 jam lalu

Tipe Kepemimpinan Jokowi-JK …

Gabriella Isabelle ... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: