Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Goezfadli

Mencoba mengasah otak lewat coretan kecil || tinggal di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah ||

Karena Tukul New Family 100 Lebih Lucu

OPINI | 02 December 2013 | 17:45 Dibaca: 894   Komentar: 10   3

Kuis Family 100 kembali di hidupkan oleh stasiun televisi indosiar, setelah sekian tahun mati suri tapi dengan title yang baru yakni new famili 100. Selain dengan format yang tetap sama tapi kali ini ada variasi baru di kuis ini, yaitu adanya bagi bagi uang cash langsung bagi keluarga yang bisa menjawab pertanyaan dengan jawaban tertentu dan dari jawaban itu ada bunyi khusus di papan jawaban. Selain itu apa lagi ya yang baru di kuis ini? dulu kuis ini identik dengan om Sony Tulung sebagai pembawa acara. Dari jamannya pertama kali di tayangkan di anteve dan beralih ke indosiar tetap om Sony Tulung yang sangat khas dan piawai menjadi pembawa acara kuis ini.

kembali ke pertanyaan tadi, yang baru dari new famili 100 ya hostnya yaitu Tukul Arwana. Pelawak asli dari kota semarang ini menjadikan new famili 100 terkesan lebih rame dan lucu dengan ciri khasnya yang ceplas ceplos. terkadang jika saya melihat kuis ini bisa “ngekek” atau tertawa cekikikan sendiri melihat aksi panggung mas Tukul. Tertawa karena lontaran lontaran kata-kata dari sosok Tukul Arwana ke peserta yang kadang membuat kelucuan sendiri. Jadi suasana menjadi renyah dan tidak ada kesan ketegangan sendiri.

Untuk durasi penayangan sepertinya kuis family 100 untuk yang dulu sekitar 30 menit atau setengah jam, saya masih ingat saat awal awal kuis ini di tayangkan di anteve. Sepertinya kuis ini menjadi kuis andalan keluarga dan di tayangkan di jam jam prime time saat berkumpulnya semua anggota keluarga di rumah. Dan untuk new famili 100 saat ini durasi tayangnya di perlama menjadi 60 menit atau satu jam, tayang di pukul 17.00 wib.

Bagi saya famili 100 baik yang dulu atau yang sekarang tetap menghibur, tetap memberikan keasyikan tersendiri untuk ditonton. Memberikan alternatif tontonan lain yang memberikan hiburan sendiri di antara banyak tontonan tontonan televisi yang sangat sangat menjenuhkan untuk ditonton. Semoga dengan hadirnya kuis New famili 100 bisa membangkitkan kuis kuis yang lain lagi, yang dulu sempat berjaya di akhir tahun  90an dan awal tahun 2000an.

Semoga saja, kita tunggu dan lihat… bukannya program program acara di televisi indonesia kebanyakan korban latah latahan, kalau stasiun tv lain sukses dengan program ini bakalan di tiru oleh stasiun tv lain. Apakah kebangkitan new famili 100 bisa membangkitakan kuis kuis lain yang mati suri?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Hari Anak Nasional Terlupakan oleh …

Topik Irawan | | 23 July 2014 | 18:53

Parcel Lebaran Dibuang ke Jalan …

Roti Janggut | | 23 July 2014 | 17:43

Efek Samping Kurikulum “Cepat Saji” …

Ramdhan Hamdani | | 23 July 2014 | 18:46

Mengejar Sunset dan Sunrise di Pantai Slili …

Tri Lokon | | 23 July 2014 | 20:12

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Akhirnya Prabowo-Hatta Melangkah ke MK …

Bang Pilot | 3 jam lalu

(Saatnya) Menghukum Media Penipu …

Wiwid Santoso | 3 jam lalu

Setelah Kalah, Terus Apa? …

Hendra Budiman | 4 jam lalu

Jokowi Raih Suara, Ahok Menang Pilpres …

Syukri Muhammad Syu... | 5 jam lalu

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: