Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Goezfadli

Mencoba mengasah otak lewat coretan kecil || tinggal di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah ||

Karena Tukul New Family 100 Lebih Lucu

OPINI | 02 December 2013 | 17:45 Dibaca: 968   Komentar: 10   3

Kuis Family 100 kembali di hidupkan oleh stasiun televisi indosiar, setelah sekian tahun mati suri tapi dengan title yang baru yakni new famili 100. Selain dengan format yang tetap sama tapi kali ini ada variasi baru di kuis ini, yaitu adanya bagi bagi uang cash langsung bagi keluarga yang bisa menjawab pertanyaan dengan jawaban tertentu dan dari jawaban itu ada bunyi khusus di papan jawaban. Selain itu apa lagi ya yang baru di kuis ini? dulu kuis ini identik dengan om Sony Tulung sebagai pembawa acara. Dari jamannya pertama kali di tayangkan di anteve dan beralih ke indosiar tetap om Sony Tulung yang sangat khas dan piawai menjadi pembawa acara kuis ini.

kembali ke pertanyaan tadi, yang baru dari new famili 100 ya hostnya yaitu Tukul Arwana. Pelawak asli dari kota semarang ini menjadikan new famili 100 terkesan lebih rame dan lucu dengan ciri khasnya yang ceplas ceplos. terkadang jika saya melihat kuis ini bisa “ngekek” atau tertawa cekikikan sendiri melihat aksi panggung mas Tukul. Tertawa karena lontaran lontaran kata-kata dari sosok Tukul Arwana ke peserta yang kadang membuat kelucuan sendiri. Jadi suasana menjadi renyah dan tidak ada kesan ketegangan sendiri.

Untuk durasi penayangan sepertinya kuis family 100 untuk yang dulu sekitar 30 menit atau setengah jam, saya masih ingat saat awal awal kuis ini di tayangkan di anteve. Sepertinya kuis ini menjadi kuis andalan keluarga dan di tayangkan di jam jam prime time saat berkumpulnya semua anggota keluarga di rumah. Dan untuk new famili 100 saat ini durasi tayangnya di perlama menjadi 60 menit atau satu jam, tayang di pukul 17.00 wib.

Bagi saya famili 100 baik yang dulu atau yang sekarang tetap menghibur, tetap memberikan keasyikan tersendiri untuk ditonton. Memberikan alternatif tontonan lain yang memberikan hiburan sendiri di antara banyak tontonan tontonan televisi yang sangat sangat menjenuhkan untuk ditonton. Semoga dengan hadirnya kuis New famili 100 bisa membangkitkan kuis kuis yang lain lagi, yang dulu sempat berjaya di akhir tahun  90an dan awal tahun 2000an.

Semoga saja, kita tunggu dan lihat… bukannya program program acara di televisi indonesia kebanyakan korban latah latahan, kalau stasiun tv lain sukses dengan program ini bakalan di tiru oleh stasiun tv lain. Apakah kebangkitan new famili 100 bisa membangkitakan kuis kuis lain yang mati suri?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 6 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 9 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 11 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 11 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Perempuan Berkabut Musim …

Budhi Wiryawan | 7 jam lalu

Kado Berwarna Biru Dari Alex …

Agustina | 7 jam lalu

Cerita dari Kotamobagu, Kota Terkecil di …

Ferdinand Mokodompi... | 7 jam lalu

Rakyat Miskin Tidak Boleh Sakit …

Emilia . | 8 jam lalu

Tak Ada Tionghoa Kristen atau Islam, Semua …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: