Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Anwar Saksono

dari suara hati menyampaikan kebenaran

Indosiar dan Maulid Nabi

REP | 15 January 2014 | 06:14 Dibaca: 151   Komentar: 1   0

Peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Indonesia sejak saya masih kcil dan hidup di kota Surabaya, sampai saat ini tidak berubah. Demikian pula ketika saya sempat mengikuti peringatan maulid nabi di Ternate Maluku Utara. Maulid nabi selalu dirayakan dengan perasaan suka cita dengan filosofi datangnya masa yang menjamin akan kehidupan manusia dibandingkan dengan sebelumnya kelahiran nabi Muhammad SAW

Komentar yang muncul di siaran Indosiar pagi ini, seperti sangat menyinggung perasaan saya sebagai muslim, ketika pengantar yang disampaikan oleh komentator berita menyampaikan kalimat : ” Peringatan maulid nabi di beberapa tempat di Indonesia dirayakan jauh dari rasa hikmat untuk memperingati kelahiran nabi yang mereka agungkan. Peringatan lebih banyak diisi dengan merebutkan sesuatu dan mereka rela untuk berdesakan dan melupakan keselamatan dalam merayakan maulid” , kalimat dengan substabsi yang sama masih diulang ketika Indonesia menampilkan peringatan di Surabaya dan Mojokerto.
Sepertinya Indosiar kurang memahami mengapa peringatan maulid dilkakukan dengan sebuah “pesta rakyat” muslim yang ada di seluruh nusantara, apalagi sampai menyampaikan umat yang merayakan lebih senang untuk merebutkan sesuatu yan dianggap membawa berkah.

Kali ini saya kecewa dengan Indosiar yang tidak melakukan editing komentar yang disampaikan pada sebuah berita yang tidak pernah difahami maknanya.

Kauman kulon, 2014

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 2 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 12 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 12 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

UU di Jadikan Pajangan …

Nurma Syaidah | 7 jam lalu

Tetap Semangat Saat Melakukan Perjalanan …

Vikram - | 7 jam lalu

Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, Pedagang Asong di …

Imam Muhayat | 7 jam lalu

Libatkan KPK Strategi Jokowi Tolak Titipan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Aku dan Siswaku …

Triniel Hapsari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: