Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Ombrill

pengamat televisi dan dunia hiburan - penulis buku "Broadcast Undercover" - follow @ombrill

Mulai Malam Ini, Acara ‘Mata Lelaki’ Stop Tayang Selama Bulan

HL | 17 January 2014 | 22:44 Dibaca: 7101   Komentar: 19   11

13899870591679907453

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Bagi penggemar acara Mata Lelaki siap-siap “puasa” nonton acara ini. Pasalnya, Senin lalu (13/1/14), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memutuskan untuk menghentikan sementara acara ini. Surat penghentian sementara ini sendiri dikirimkan ke Trans 7 pada Senin, 13 Januari 2014 lalu.

Menurut KPI Pusat, episode Mata Lelaki pada 10 Desember 2013, telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) Pasal  9 dan Pasal 16, serta Standar Program Siaran (SPS) Pasal 9 dan Pasal 18 huruf h dan huruf i. Dalam tayangan tersebut terdapat adegan eksploitasi tubuh bagian dada dan paha secara medium close up (MCU) dan gerakan tubuh (tarian) erotis.

Walaupun adegan tersebut disiarkan pada jam tayang D (Dewasa), namun KPI Pusat menilai bahwa tampilan gambar dada dan bokong secara vulgar tidak pantas disiarkan. Jenis pelanggaran di atas dikategorikan sebagai pelanggaran atas ketentuan pelarangan penyiaran adegan seksual dan norma kesopanan dan kesusilaan,” tulis surat teguran itu.

1389973437627751327

Mata Lelaki adalah program khusus pria dewasa yang menampilkan berbagai macam informasi seputar wanita, sensualitas, seks, otomotif, hobi, gaya hidup, maupun musik. Selain itu, acara yang ditayangkan pada pukul 00:15 wib dan dipandu oleh Ria Winata ini juga menghadirkan informasi tentang fakta, investigasi, dan berbagai hal tentang hiburan malam. Mata Lelaki sendiri pertama kali tayang pada 2010 dan dianggap menjadi trendsetter program tayangan tengah malam yang mengangkat fenomena-fenomena sekitar dunia hiburan malam dan dunia laki-laki.

Jika dilihat, tema-tema yang diangkat di acara ini memang lebih ‘menjual’ sensualitas dan seks. Judul-judulnya sangat mengoda para pria untuk menyaksikan acara ini. Sebut saja episode Wanita Seksi di Balik SeragamPesona Petinju Wanita SeksiSex dan Zodiak, maupun Pijat Erotis. Pria mana yang tak terangsang untuk menyaksikan? Dan perlu Anda ketahui, setiap merayakan ulang tahun, untuk acara off air-nya tim Mata Lelaki selalu menghadirkan model-model cantik dan seksi, yang membuat mata lelaki terpana melihat mereka.

Sepanjang tayang, program ini telah mendapatkan 2 (dua) kali teguran tertulis, Surat Teguran Tertulis Pertama No. 583/K/KPI/10/12 tanggal 11 Oktober 2012 dan Surat Teguran Tertulis Kedua No. 352/K/KPI/06/13 tanggal 20 Juni 2013. KPI Pusat juga telah melaksanakan tahap klarifikasi pada tanggal 6 Januari 2014 di Kantor KPI Pusat. Berdasarkan sejumlah pelanggaran yang telah dilakukan acara ini, KPI Pusat menjatuhkan Sanksi Administratif, yakni berupa Penghentian Sementara pada Program Siaran Mata Lelaki selama 1 (bulan) dengan pelaksanaan sanksi administratif mulai tanggal 20 Januari 2014 hingga tanggal 17 Februari 2014. Artinya, mulai hari ini, Mata Lelaki tidak tayang selama sebulan ke depan.

Ternyata bukan cuma dengan KPI saja acara Mata Lelaki bermasalah. Sebelumnya, Julia Perrez alias Jupe sempat mengamuk, karena kecewa dengan acara buat kaum dewasa ini. Kekasih Gaston Castano ini menunjukan kekecewaannya via jejaring sosial Twitter.

Sebenarnya aku nggak masalah diwawancarai soal masalah film horor seks yang aku mainkan, tapi buat aku kan nggak negatif. Eh enggak taunya di narasi program itu, aku malah diarahin negatif dan disejajarkan sama bintang porno,” ujar Jupe.

Kasus pemberhentian sementara Mata Lelaki selama 1 bulan jelas menunjukkan, stasiun televisi tetap harus hati-hati menanyakan acara. Meski ditayangkan di tengah malam, bukan berarti stasiun televisi bebas menanyangkan program-program vulgar dan KPI tidak memantau tayangan tersebut. Agar di televisi bebas dari tayangan seks dan pornografi, KPI tetap akan memberikan teguran kepada stasiun televisi yang melanggar peraturan P3 dan SPS.

Salam TV Sehat

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 6 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 9 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 8 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 9 jam lalu

Resiko Terlalu Banyak Informasi Diri di …

Opa Jappy | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: