Back to Kompasiana
Artikel

Televisi

Herdian Armandhani

Kalau Tidak Mampu untuk Menjadi Pohon Beringin yang Kuat untuk Berteduh, Jadilah Saja Semak Belukar selengkapnya

Salut Atas Penayangan Serial Mahabarata di ANTV

OPINI | 20 March 2014 | 18:23 Dibaca: 24061   Komentar: 11   1

Beberapa tahun yang lalu di stasiun televisi lokal yang ada di kota penulis menanyangkan serial kolosal Mahabarata. Cerita mengenai asal-usul penyebab peperangan antara Pandawa dengan Kurawa, perebutan kekuasan kerajaan Hastina Pura, Janji Bhisma untuk memebela kerajaan Hastina dari siapapun, kisah Dewi Drupadi yang ingin ditelanjangi oleh Duryodana tapi pada akhirnya dengan kesaktian Sri Krisna baju yang dikenakan Drupadi tidak pernah habis dibuka, sampai kebijaksaan Sri Krisna memberikan nasehat kepada para Pandawa saat peperanganmelawan Kurawa.Tayangan yang dahulu penulis saksikan di stasiun televisi lokal yang ada di Kota penulis ini kualitas gambarnya kurang begitu baik, efek visual adu kekuatan antara Pandawa (Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa) dan Kurawa kurang begitu menarik, dan tampaknya pembuatan tayangan Mahabarata yang penulis saksikan itu diera 1990an.

Bagi pecinta tayangan Mahabarata semenjak tanggal 17 Maret 2014 stasiun televisi swasta ANTV menanyangkan serial Mahabarata versi terbaru dengan pemain-pemain muda yang tampan dan cantik jelita. Keunggulan tayangan Mahabarata yang ditayangkan ANTV setiap senen sampai jum’at pukul 21.30 – 22.00 wita ini dari segi kualita gambar sudah sangat baik. Karakter tokoh seperti Bhisma saat mengeluarkan kesaktian lebih terasa efek visualnya. Tayangan serial Mahabarata juga ditayangkan tampa jeda iklan sehingga penonton puas menyaksikannya. Namun, durasi tayangan ini hanya 30 menit saja setelah acara Super Deal yang dipandu Uya Kuya. Sangat kurang menurut porsi penulis. Sebab tayangan kolosal seperti ini seharusnya ditayangkan satu jam. Dilihat dari sisi edukasi tayangan Mahabarata sangat bagus untuk dijadikan contoh masyarakat dalam mengarungi kehidupan.

Saat ini jalan cerita serial Mahabarata yang ditayangkan ANTV masih bercerita mengenai kehidupan Bhisma, belum sampai cerita peperangan Pandawa dan Kurawa yang legendaris itu. Seluruh kisah Mahabarata sejarah aslinya tertuang dalam kitab Baghawat Gita (Bagian dari Kitab Weda dalam Ajaran Hindhu). Cerita Mahabarata sering ditampilkan dalam lakon-lakon wayang kulit di daerah Jawa dan Bali. Mudah-mudahan serial Mahabarata dapat ditayangkan secara penuh oleh ANTV hingga tamat, mengingat tayangan ini berada di jam prime time. Jangan dihentikan apabila nanti rating tayangan tersebut kurang begitu memuaskan.

13953144351389216476

Serial Mahabarata di ANTV (Sumber :www.globindian.worpress.com)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | | 23 November 2014 | 11:02

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | | 23 November 2014 | 11:49

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Supermaterial yang Akan Mengubah Wajah Dunia …

Rahmad Agus Koto | 2 jam lalu

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 5 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 13 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 15 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51


HIGHLIGHT

Bagaimana Menjadi Penulis Opini, Kuliah …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Di bawah Alunan Malam …

Arrizqi Titis Anugr... | 8 jam lalu

Cenderamata Kompasianival 2014 …

Mabate Wae | 8 jam lalu

Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, …

Ony Jamhari | 8 jam lalu

Benarkah Reformasi Birokrasi Harus Dipaksa? …

Efendy Naibaho | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: